PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui perusahaan data center PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) menjalin kolaborasi strategis dengan Huawei Technologies Co., Ltd (Huawei) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai Strategic Activities for Digital Telco.. (ki-ka) Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., dan Director Huawei Chi Kaichao. (Foto: Ist)
Kolaborasi strategis TelkomGroup, NeutraDC, dan Huawei fokus pada penguatan infrastruktur digital, data center, dan akselerasi transformasi digital Indonesia.
JAKARTA, POPERS.ID | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Huawei Technologies Co., Ltd lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Strategic Activities for Digital Telco. Penandatanganan ini berlangsung di ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona pada 3 Maret, yang jadi salah satu panggung teknologi dan telekomunikasi terbesar di dunia.
MoU ini mencakup pengembangan infrastruktur digital, penguatan ekosistem data center, hingga eksplorasi teknologi untuk mendukung transformasi digital. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., dan Director Huawei Chi Kaichao.
(Foto: Ist)
Kolaborasi ini jadi langkah strategis TelkomGroup untuk memperkuat bisnis infrastruktur digital sekaligus membuka peluang sinergi teknologi dengan Huawei. Fokusnya jelas: membangun ekosistem data center yang lebih andal dan efisien.
Seno Soemadji menyebut, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital yang kompetitif secara global. Ia menegaskan, kolaborasi ini juga mendorong percepatan inovasi solusi enterprise dan kesiapan talenta digital dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital nasional.
Ke depan, Telkom, NeutraDC, dan Huawei akan menjajaki pengembangan bisnis infrastruktur digital, khususnya di sektor data center. Huawei juga berpeluang menggunakan fasilitas data center milik NeutraDC, termasuk untuk penempatan availability zone dari Huawei Cloud, sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, Huawei akan berbagi insight terkait inovasi teknologi data center terkini, mulai dari teknologi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), arsitektur, perangkat keras berbasis AI, hingga solusi efisiensi dan keberlanjutan operasional. Informasi ini akan jadi referensi penting untuk pengembangan kapabilitas infrastruktur NeutraDC.
Saat ini, NeutraDC sudah mengoperasikan hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam yang AI-ready. Lokasinya strategis di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau), didukung konektivitas internasional dan standar global untuk memenuhi kebutuhan ekosistem digital regional.
Andreuw Th.A.F. menegaskan, NeutraDC siap mendukung kebutuhan pelanggan enterprise dan hyperscaler, sekaligus pengembangan teknologi jaringan generasi berikutnya. Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang untuk menghadirkan infrastruktur data center yang scalable, efisien, dan siap menghadapi kebutuhan AI serta cloud ke depan.
Dari sisi Huawei, Chi Kaichao menyambut positif kerja sama ini. Ia menilai kolaborasi dengan Telkom dan NeutraDC akan memperkuat pengembangan teknologi data center dan infrastruktur digital yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang baru dalam ekosistem cloud dan digital infrastructure di Indonesia.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi Telkom dalam mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong transformasi ekonomi digital Indonesia.
Dalam rangkaian agenda MWC Barcelona, Telkom juga menggelar pertemuan strategis lanjutan dengan Huawei, termasuk dengan VP Carrier Sales Huawei Technologies James Zhang. Pertemuan ini membahas arah kolaborasi jangka panjang, mulai dari pengembangan infrastruktur digital, hyperscale data center, jaringan generasi lanjut, hingga penguatan kapabilitas B2B ICT Telkom.
Langkah ini sejalan dengan strategi TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem digital infrastructure melalui NeutraDC dan pengembangan jaringan masa depan melalui InfraCo, sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai enabler utama dalam pembangunan solusi digital terintegrasi di Indonesia. [popred]