Connect with us

Telkom Akses Rilis LENSA buat Beresin Birokrasi Ribet. Tagihan Material Auto-Cair!

Economic & Business

Telkom Akses Rilis LENSA buat Beresin Birokrasi Ribet. Tagihan Material Auto-Cair!

Dok. Foto. Telkom

Telkom Akses resmi meluncurkan LENSA Invoice Material untuk pangkas birokrasi penagihan mitra material lewat teknologi RPA dan OCR biar makin satset dan transparan.

JAKARTA, POPERS.ID | Era nunggu pembayaran proyek sampai berbulan-bulan kayaknya bakal segera berakhir. PT Telkom Akses (Telkom Akses) baru saja melakukan langkah besar dengan meresmikan LENSA Invoice Material. Sistem digital ini hadir buat bikin proses administrasi penagihan mitra material proyek jadi jauh lebih simpel, cepat, dan pastinya transparan dari awal sampai akhir.

Buat kamu yang belum familiar, LENSA itu singkatan dari Intelligent Vendor Input Document & Disbursement. Sesuai namanya, sistem ini mengandalkan teknologi canggih seperti Robotic Process Automation (RPA) dan Optical Character Recognition (OCR). Tujuannya jelas: mengubah cara lama yang serba manual dan penuh tumpukan kertas jadi serba digital dan otomatis.

Bye-bye Dokumen Fisik, Welcome Digital Automation

Dulu, proses administrasi proyek di Telkom Akses bisa dibilang cukup menantang. Bayangkan saja, para mitra harus berurusan dengan dokumen fisik, tanda tangan basah, sampai alur verifikasi yang panjang dari kantor area ke pusat. Selain makan waktu, cara ini bikin biaya operasional membengkak dan seringkali memicu keluhan soal lamanya pembayaran.

Direktur Keuangan dan Management Risiko Telkom Akses, Hery Sofiaji, menjelaskan kalau LENSA Invoice Material ini bukan cuma soal gaya-gayaan teknologi, tapi soal penguatan tata kelola.

“Kami merancang LENSA Invoice Material sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan efisiensi dan akurasi. Lewat digitalisasi berbasis RPA dan OCR, kami pastikan prosesnya lebih cepat, transparan, namun tetap patuh pada regulasi atau compliance,” ujar Hery.

Kenapa LENSA Invoice Material Ini Game Changer?

Implementasi sistem ini membawa dampak yang cukup signifikan buat ekosistem bisnis Telkom Akses. Berikut adalah beberapa benefit utamanya:

  • Hemat Ratusan Juta: Dengan sistem paperless, perusahaan bisa menghemat biaya cetak dan distribusi dokumen hingga ratusan juta rupiah per tahun.
  • Proses Kilat: Berkat tanda tangan digital dan e-meterai, urusan tanda tangan dokumen sekarang bisa selesai dalam waktu 3 x 24 jam saja.
  • Minimal Human Error: Teknologi OCR bertugas membaca dan memvalidasi dokumen secara otomatis, jadi risiko salah input data bisa ditekan habis.
  • Mitra Lebih Happy: Arus kas mitra jadi lebih sehat karena jadwal pembayaran jadi lebih pasti dan terprediksi. Ini otomatis menaikkan skor Index Partnership Satisfaction.

Perkuat Ekosistem Kemitraan yang Sehat

Dari sisi strategi bisnis, langkah ini dianggap sangat krusial. Direktur Business & Strategy Telkom Akses, Djoko Srie Handono, menilai kalau sistem ini bakal mempercepat siklus bisnis secara keseluruhan.

“Kami mendorong LENSA sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi di fungsi procurement dan vendor management. Dengan proses yang terstandarisasi dan otomatis, kita bisa membangun hubungan kemitraan yang lebih sehat dan akuntabel,” kata Djoko.

Dengan sistem ini, para mitra material nggak perlu lagi pusing dengan urusan admin yang berulang. Mereka bisa lebih fokus meningkatkan kualitas dan kecepatan eksekusi proyek di lapangan.

Sudah Resmi Jalan Nasional

Nggak cuma sekadar rencana, LENSA Invoice Material sudah melewati masa piloting sejak Januari 2025. Setelah dievaluasi selama setahun, per minggu kedua Januari 2026 ini, sistem tersebut resmi diterapkan secara nasional kepada 102 mitra material.

Keberhasilan ini adalah buah kolaborasi berbagai unit strategis mulai dari IT, Procurement, Inventory, hingga Finance. Dukungan penuh dari jajaran Direksi TelkomGroup juga menunjukkan kalau transformasi digital adalah harga mati bagi perusahaan.

Kedepannya, Telkom Akses berkomitmen buat terus mengembangkan kapabilitas digital berbasis otomasi cerdas. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang buat kasih nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. [popred]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Economic & Business

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top