American Eagle Lagi Kena Sorotan Gara-Gara Iklan Denim Baru
JAKARTA, POPERS.ID | Brand fashion American Eagle baru aja ngerilis kampanye denim terbaru mereka bareng Sydney Sweeney. Konsepnya simpel: tagline “Good Jeans” yang punya double meaning good jeans (celana jeans bagus) dan good genes (genetik bagus). Tapi, yang niatnya cuma main kata-kata ini malah bikin heboh.
Kenapa? Karena iklan ini pakai narasi yang nyambungin jeans dengan “good genes” sambil highlight ciri fisik Sweeney kayak rambut pirang, mata biru, dan vibe old-school starlet. Banyak netizen langsung ngerasa tagline ini nyerempet ke isu serius: eugenics alias ide tentang “gen bagus vs gen jelek” yang punya sejarah kelam.
Kampanye “Good Jeans” Itu Apa Sih?
American Eagle baru nge-drop koleksi denim terbaru minggu ini. Video kampanyenya simple: background minimalis, potongan gambar Sweeney pakai jeans, plus voiceover dia sendiri ngomong, “Jeans are passed down from parents to offspring, often determining traits like hair color, personality, and even eye color.”
Buat sebagian orang, itu kedengeran kayak double meaning. “Good jeans” = jeans bagus. Tapi “good genes” = sinyal kalau Sweeney (dengan ciri fisik yang dianggap “ideal”) adalah standar kecantikan. Nah, di sinilah masalahnya mulai muncul.
Netizen Langsung Banjir Kritik
Begitu tayang, sosial media langsung rame. Ada yang nyambungin ini ke teori “Operation Beige” yang ngomongin soal gentrifikasi & eugenics. Ada juga yang bilang pesan kampanye ini kayak ngasih label “gen bagus” lawan “gen jelek” apalagi karena Sweeney punya look pirang-biru yang identik banget sama standar kecantikan kulit putih tradisional.
TikTok juga rame bikin breakdown video ini, ngebahas gimana istilah “good genes” dulu sering dipakai buat nunjukin whiteness. Meskipun ada yang bilang orang-orang terlalu sensitif, banyak yang sepakat kalau branding ini kerasa tone-deaf banget.
Kenapa Istilah “Good Genes” Jadi Masalah?
Istilah ini bukan baru di fashion. Asal-usulnya justru ada di sejarah kelam eugenics, pseudoscience yang sempat populer abad ke-20. Intinya, ide kalau orang dengan ras tertentu, biasanya kulit putih & kaya, itu “lebih unggul” secara biologis.
Ideologi ini dulu jadi alasan lahirnya sterilasi paksa, kebijakan imigrasi diskriminatif, sampai propaganda Nazi. Jadi pas sebuah brand gede pakai “good genes” buat tagline iklan, walaupun niatnya cuma pun, tetap aja nyenggol sejarah itu.
Apalagi sekarang Gen Z lagi getol banget ngulik privilege, standar kecantikan, dan nge-challenge sistem yang ngekotak-kotakin manusia cuma dari fisik.
Kenapa Sydney Sweeney Lagi-Lagi Jadi Pusat Kontroversi?
Sydney Sweeney belakangan emang jadi wajah favorit brand yang ngejar “classic American vibe”. Tapi karena dia sering bawa image pirang-biru yang dianggap “ideal”, namanya gampang banget jadi pusat diskusi soal whiteness & privilege.
Ini juga bukan pertama kali dia ada di tengah online debate. Dari isu soal keluarga, kontroversi politik, sampai perdebatan feminisme, Sweeney udah sering banget jadi bahan omongan. Jadi begitu dia muncul di kampanye ini, kritiknya otomatis makin besar.
American Eagle Udah Kasih Klarifikasi?
Sampai sekarang, American Eagle belum ngeluarin statement resmi soal backlash ini. Banyak media udah reach out termasuk Teen Vogue, tapi belum ada jawaban.