Connect with us

Bukan Cuma Kapal Bantuan, Ribuan Dokter Siap Tembus Gaza Maret Ini!

International News

Bukan Cuma Kapal Bantuan, Ribuan Dokter Siap Tembus Gaza Maret Ini!

Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla akan kembali berlayar ke Gaza pada 29 Maret mendatang (Foto: AP)

Global Sumud Flotilla siap guncang dunia lewat misi besar-besaran ke Gaza mulai 29 Maret dari Barcelona. Melibatkan ribuan tenaga medis dan penyelidik kejahatan perang untuk tembus blokade.

JAKARTA | Misi kemanusiaan ke Gaza ternyata belum redup. Kabar terbaru menyebutkan kalau armada raksasa bertajuk Global Sumud Flotilla bakal kembali berlayar pada 29 Maret 2026. Menariknya, misi kali ini disebut jauh lebih besar dan lebih berani dibandingkan pergerakan mereka pada tahun 2025 lalu.

Barcelona Jadi Titik Start Perjalanan Bersejarah

Titik keberangkatan pertama dijadwalkan mulai dari Barcelona, Spanyol. Setelah itu, kapal-kapal bantuan ini bakal menyisir pelabuhan Mediterania lainnya seperti Tunisia dan Italia sebelum benar-benar menuju target utama mereka, yaitu Jalur Gaza.

Sumeyra Akdeniz Ordu, salah satu aktivis kunci Global Sumud Flotilla, membocorkan rencana ini dalam konferensi pers di Johannesburg, Afrika Selatan. Dia menegaskan kalau momentum 29 Maret nanti bakal jadi catatan sejarah baru dalam gerakan solidaritas global.

Bawa Ribuan Tenaga Medis dan Penyelidik Kejahatan Perang

Ada yang beda dari misi kali ini. Kalau biasanya armada flotilla identik dengan aktivis dan sembako, tahun ini mereka membawa expert di bidangnya. Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 1.000 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat sudah menyatakan siap bergabung.

Kehadiran para profesional ini bukan tanpa alasan. Selain memberikan bantuan medis langsung, misi ini juga menyertakan para penyelidik kejahatan perang. Langkah ini diambil sebagai strategi baru untuk mendokumentasikan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan secara lebih teknis dan legal.

Jalur Darat via Afrika Utara dan Asia Selatan

Strategi bantuan kali ini juga menggunakan metode double attack. Selain lewat jalur laut, Global Sumud Flotilla juga menyiapkan konvoi jalur darat. Rencana besarnya adalah membawa bantuan medis dan bahan pangan melalui Afrika Utara, melintasi Mesir, hingga mencoba masuk lewat gerbang perbatasan Rafah.

Bukan cuma itu, bakal ada konvoi darat kedua yang kabarnya akan berangkat dari wilayah Asia Selatan. Detail mengenai jalur Asia ini memang masih disimpan rapat, tapi penyelenggara berjanji akan segera memberikan update dalam waktu dekat.

Belajar dari Tragedi dan Penahanan Massal 2025

Publik tentu masih ingat kejadian pahit pada Oktober 2025. Saat itu, misi laut pertama mereka dihadang oleh pasukan Israel. Sebanyak 40 kapal disita dan sekitar 450 aktivis internasional sempat ditahan.

Banyak relawan yang akhirnya bebas menceritakan pengalaman traumatis mereka selama masa penahanan. Namun, alih-alih ciut, tekanan tersebut justru memicu gelombang dukungan yang lebih besar untuk misi tahun 2026 ini. Bagi para aktivis, membuka koridor kemanusiaan yang digerakkan oleh tenaga manusia adalah tanggung jawab moral dunia yang tidak bisa ditunda lagi.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top