Connect with us

Bad Bunny Bikin Geger Grammy 2026: “ICE Out!” Seru di Panggung Saat Terima Penghargaan

Entertainment

Bad Bunny Bikin Geger Grammy 2026: “ICE Out!” Seru di Panggung Saat Terima Penghargaan

Bad Bunny menerima penghargaan Album Musik Urbana Terbaik di atas panggung selama ajang 68th GRAMMY Awards di Crypto.com Arena pada 1 Februari 2026 di Los Angeles, California. (Kevin Winter/Getty Images)

Satu minggu sebelum tampil di Super Bowl, Bad Bunny curi perhatian di Grammy 2026 dengan pidato politik yang nyindir keras kebijakan imigrasi AS.

POPERS.ID | Malam Grammy 2026 yang seharusnya penuh selebrasi musik berubah jadi momen politik panas ketika Bad Bunny naik panggung buat terima piala Best Música Urbana Album. Bukannya langsung ngucapin terima kasih ke Tuhan atau timnya, penyanyi asal Puerto Rico itu malah buka pidato dengan kalimat tajam:

“Before I say thanks to God, I’m gonna say: ICE out!”

Kalimat itu langsung disambut sorakan meriah dari penonton di Los Angeles, tempat Grammy tahun ini digelar.

Bukan tanpa alasan, ucapan “ICE out” itu udah lama jadi slogan protes buat menolak tindakan keras lembaga Immigration and Customs Enforcement (ICE) Amerika Serikat terhadap imigran, terutama dari Amerika Latin.

“Kita Bukan Alien, Kita Manusia”

Masih di atas panggung, Bad Bunny lanjut nyentil soal diskriminasi terhadap komunitas Latin.

Bad Bunny menerima penghargaan Album of the Year Grammy pada akhir upacara penghargaan di Los Angeles pada Minggu malam. Ini adalah kali pertama album berbahasa Spanyol memenangkan penghargaan utama dari Recording Academy. (Kevin Mazur/Getty Images)

“We’re not savage, we’re not animals, we’re not aliens. We are humans and we are Americans,” katanya lantang.

Ia sempat berhenti sebentar karena tepuk tangan panjang, lalu lanjut dengan kalimat yang makin dalam:

“The only thing more powerful than hate is love. If we fight, we have to do it with love.”

Pesannya jelas di tengah panasnya isu kebencian rasial dan imigrasi, Bad Bunny ngajak semua orang untuk lawan kebencian dengan cinta, bukan dengan kemarahan.

Sejarah Baru di Grammy

Selain jadi momen politik, malam itu juga bersejarah buat Bad Bunny. Ia menang tiga penghargaan, termasuk Album of the Year lewat karya berbahasa Spanyol “Debí Tirar Más Fotos (I Should Have Taken More Photos)”.

Ini jadi pertama kalinya album berbahasa Spanyol menang kategori utama Grammy, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam pidatonya yang emosional dan sebagian besar disampaikan dalam bahasa Spanyol Bad Bunny mendedikasikan kemenangannya buat orang-orang yang harus meninggalkan tanah kelahiran mereka demi mengejar mimpi.

“This is for everyone who had to leave their homeland to follow their dreams,” ujarnya.

Momen ini makin kuat karena datang bersamaan dengan gelombang protes anti-ICE di seluruh AS selama akhir pekan.

Musisi Lain Ikut Bersuara

Bad Bunny bukan satu-satunya artis yang angkat suara malam itu.
Billie Eilish, saat menerima penghargaan Song of the Year lewat “Wildflower”, juga menyampaikan pesan politik.

Billie Eilish, saat menerima penghargaan Song of the Year lewat “Wildflower” (Johnny Nunez/Getty Images)

“No one is illegal on stolen land,” katanya di atas panggung.

Kalimat terakhirnya bahkan sempat disensor di siaran televisi, tapi video dari penonton mengungkapkan ia sempat berkata: “F**k ICE.”

Sementara itu, Olivia Dean, pemenang Best New Artist asal Inggris berdarah Karibia, bilang kalau dirinya adalah “cucu dari seorang imigran”.

Penyanyi dan pencipta lagu asal Inggris, Olivia Dean, menerima penghargaan Grammy untuk kategori Artis Baru Terbaik. (Kevin Mazur/Getty Images)

“I’m a product of bravery, and I think those people deserve to be celebrated. We’re nothing without each other,” ungkapnya.

Trevor Noah & Sentilan Politik Ringan

Noah telah menjadi pembawa acara Grammy Awards selama enam tahun terakhir. Ia akan menyerahkan mikrofon kepada pembawa acara baru pada tahun depan. (Chris Pizzello/Invision/AP)

Host Grammy tahun ini, Trevor Noah, tetap ngejaga suasana dengan gaya khasnya yang ringan dan lucu. Ia sempat nge-roasting Nicki Minaj, yang belakangan ngaku jadi fans berat Donald Trump.

“Nicki’s not here tonight, she’s still at the White House discussing very important issues,” ujarnya disambut tawa penonton.

Tapi tentu aja, Trump gak tinggal diam. Lewat akun Truth Social, ia nyerang acara itu dengan bilang Grammy tahun ini “virtually unwatchable”.

Jelang Super Bowl yang Penuh Kontroversi

Protes Bad Bunny di Grammy makin nyulut kontroversi menjelang penampilannya di Super Bowl LX Halftime Show minggu depan.

Sejak diumumkan bakal tampil, udah banyak kelompok konservatif yang menolak. Alasannya? Bad Bunny pernah nge-skip tur konser di daratan AS tahun lalu karena takut venue-nya dirazia ICE.

Bahkan, organisasi Turning Point USA kabarnya lagi siapin “acara tandingan” saat Super Bowl berlangsung, yang katanya lebih “sejalan dengan nilai-nilai mereka”. Tapi belum ada info siapa aja yang bakal tampil di situ.

Kesimpulan: Musik, Politik, dan Pesan Kemanusiaan

Lewat satu pidato singkat di Grammy, Bad Bunny berhasil ngasih tamparan halus ke dunia hiburan dan politik Amerika. Ia gak cuma bikin sejarah lewat albumnya, tapi juga pakai panggung musik terbesar di dunia buat nyuarain kemanusiaan.

Dan kalau nanti di Super Bowl dia lanjutin aksi ini? Bisa jadi, performa Bad Bunny bakal jadi salah satu yang paling diingat sepanjang sejarah bukan cuma karena musiknya, tapi juga pesannya.

source: cnn

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Entertainment

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top