Connect with us

Disenggol Materi Mens Rea, Pandji Chill: Mending Ngobrol Dulu Kali!

Entertainment

Disenggol Materi Mens Rea, Pandji Chill: Mending Ngobrol Dulu Kali!

Komika Pandji Pragiwaksono usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026). (Foto: iNews)

Pandji Pragiwaksono akhirnya buka suara soal tuntutan minta maaf terkait materi stand up ‘Mens Rea’ yang berujung laporan polisi.

JAKARTA | Kasus materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang bertajuk Mens Rea makin ramai jadi perbincangan. Setelah dihantam tuntutan untuk minta maaf hingga dilaporkan ke pihak berwajib, Pandji akhirnya memberikan respons yang cukup tenang namun tegas.

Pengennya Ada Dialog, Bukan Langsung Lapor

Menanggapi desakan dari berbagai pihak, termasuk tuntutan minta maaf dari Front Persaudaraan Islam (FPI), Pandji merasa seharusnya ada ruang diskusi sebelum masalah ini dibawa ke ranah hukum. Menurutnya, komunikasi dua arah itu penting supaya semua pihak paham apa sih sebenarnya isi dan maksud dari materi Mens Rea tersebut.

“Wajarnya mungkin terjadi dialog dahulu, mungkin ada ngobrol, ada kejelasan ketemu dahulu, klarifikasi. Proses ini kan belum jalan, kalau misalnya berjalan saya bisa jelaskan. Sehingga duduk perkara bisa lebih jelas,” ujar Pandji saat dimintai keterangan.

Pandji menilai kalau tanpa adanya tatap muka atau tabayyun, poin-poin yang dianggap bermasalah mungkin saja disalahartikan. Ia terbuka untuk memberikan penjelasan secara langsung agar tidak terjadi miss informasi yang makin melebar.

Hak Publik untuk Punya Opini

Menghadapi kenyataan bahwa karyanya memicu kegaduhan, Pandji mengaku nggak mau ambil pusing. Baginya, setiap penonton atau masyarakat umum punya hak penuh untuk memberikan opini, baik itu suka maupun tidak suka.

Ia menegaskan bahwa sebagai seorang kreator, saat sebuah karya sudah dilempar ke publik, maka kendali atas opini orang lain bukan lagi di tangannya.

“Saya rasa siapa pun berhak untuk punya opini. Saya sebagai orang berkarya ketika karyanya sudah dirilis, orang bisa punya opini. Saya membebaskan siapa pun untuk punya pendapat terhadap karya saya,” tambahnya.

Pandji juga menekankan kalau fokus utamanya dalam membuat Mens Rea adalah murni untuk hiburan masyarakat. Sejak awal, ia sudah memprediksi bahwa materi ini akan memicu pro dan contra, apalagi setelah tayang secara global di platform Netflix.

Update Kasus: Ada 6 Laporan Masuk

Di sisi lain, pihak pelapor yakni Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyatakan bahwa langkah hukum ini diambil berdasarkan edaran dari FPI. Sebelumnya, Pandji disebut sudah diberi waktu 2×24 jam untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada umat Islam, namun tuntutan tersebut tampaknya belum terpenuhi hingga batas waktu yang ditentukan.

“Karena memang sebelumnya saya membaca edaran dari FPI, itu sudah memberikan toleransi kepada Pandji selama 2×24 jam untuk mengklarifikasi dan meminta maaf karena persoalan ini gaduh,” kata Habib Novel dalam sebuah diskusi di YouTube Official iNews beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami laporan-laporan yang masuk. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa sudah ada enam laporan polisi (LP) yang ditujukan kepada sang komika terkait materi tersebut.

“Lebih kurang 6 laporan sudah masuk,” tutur Kombes Budi Hermanto kepada awak media. Kini, publik tinggal menunggu apakah kasus ini akan berakhir melalui restorative justice dengan dialog atau justru lanjut ke meja hijau.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Entertainment

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top