Yontama diangkat menjadi kepala stasiun di Prefektur Wakayama, Jepang (Foto: Wakayama Dentetsu)
Yontama si kucing tiga warna baru saja dilantik jadi Kepala Stasiun Kishi. Ini bukan cuma lucu-lucuan, tapi strategi jitu yang udah nyata-nyata bikin jalur kereta ini rame pengunjung!
TOKYO | Buat kamu yang mikir kerjaan di dunia perkereta-apian itu serius banget, Jepang lagi-lagi bikin heboh. Gimana enggak? Mereka baru aja melantik bos baru untuk Stasiun Kishi di Prefektur Wakayama. Dan bos-nya bukan manusia, tapi seekor kucing tiga warna yang super menggemaskan, namanya Yontama!
Acara pelantikannya yang digelar Rabu (7/1/2026) itu seru banget. Presiden Wakayama Electric Railway, Mitsunobu Kojima, sendiri yang pasang medali khusus di leher Yontama. Kerumunan orang yang datang langsung tepuk tangan meriah. Salah satunya Chisako Asano (52) dari Osaka, yang sengaja datang jauh-jauh cuma buat lihat si kucing naik “jabatan”. “Saya berharap para kepala stasiun kucing akan terus menjaga Kishigawa Line,” kata dia.
Bukan Cuma Lucu, Tapi Ada Misi Penyelamatan
Cerita Yontama jadi kepala stasiun ini sebenernya bagian dari big picture yang keren. Jadi, ini udah tradisi yang jalan hampir 20 tahun! Yontama adalah kepala stasiun kucing yang ketiga di stasiun yang sama. Tujuannya jelas: biar stasiun dan jalur keretanya rame, naikin pariwisata, dan yang paling penting, nyelametin jalur kereta itu dari ancaman bangkrut.
Jalur kereta yang dimaksud adalah Kishigawa Line. Dulu, jalur ini sepi dan sempet kesulitan keuangan. Tapi semua berubah total sejak tahun 2007, ketika mereka ngangkat kucing bernama Tama sebagai kepala stasiun pertama. Ide gila ini ternyata works banget! Wisatawan dari seluruh Jepang dan turis mancanegara pada berduyun-datangan buat foto sama si “bos” berbulu. Kesuksesan Tama bikin Kishigawa Line tetep bisa operasi.
Estafet Jabatan Antar Generasi Kucing
Setelah Tama meninggal, jabatan “bergengsi” ini diterusin ke Nitama. Nah, Nitama ini pensiun (meninggal) juga pada November 2025 kemarin. Sekarang, tongkat estafet dipegang sama Yontama. Buat jaga kelancaran “regenerasi kepemimpinan”, perusahaan juga udah siapin kucing magang baru, namanya Rokutama. Jadi sistemnya udah kayak succession planning beneran, cuma pesertanya kucing!
Tren “Hewan Kepala Stasiun” Menyebar
Kesuksesan Kishigawa Line ini jadi inspirasi buat banyak operator kereta lokal lain di Jepang yang juga punya masalah keuangan. Akhirnya, terjadilah tren unik: ngangkat hewan jadi kepala stasiun. Sekarang udah bukan cuma kucing, tapi ada juga anjing, kelinci, dan hewan lain yang dapet “jabatan” serupa. It’s a thing now!
Jadi, pelantikan Yontama ini lebih dari sekadar feel-good story yang lucu. Ini adalah contoh nyata bagaimana kreativitas dan pendekatan out of the box bisa nyelametin aset publik dan malah jadi daya tarik wisata yang kuat. Siapa sangka, se-ekor kucing bisa punya kontribusi sebesar itu buat komunitas dan dunia transportasi? Jepang emang selalu punya cara unik buat bikin kita semua terpukau.