Connect with us

Tribunal Gaza Bongkar Peran Inggris: Dituding Ikut Legitimasi Kejahatan Perang Israel

International News

Tribunal Gaza Bongkar Peran Inggris: Dituding Ikut Legitimasi Kejahatan Perang Israel

Inggris dalam sorotan tajam dalam pertemuan Tribunal Gaza yang dugaan keterlibatan negara itu dalam mendukung kejahatan perang Israel di Gaza (Foto: AP)

Tribunal Gaza di London menyoroti peran Inggris dalam konflik Palestina. Inggris disebut memberi legitimasi kejahatan perang Israel lewat dukungan politik, ekonomi, dan militer.

LONDON | Inggris Jadi Sorotan di Tribunal Gaza

Inggris lagi kena spotlight abis, guys. Gara-garanya, Tribunal Gaza yang digelar di London resmi buka suara soal dugaan keterlibatan Inggris dalam mendukung kejahatan perang Israel di Gaza.

Forum internasional ini nggak main-main. Hadir saksi mata, akademisi, jurnalis, tenaga kesehatan, sampai tokoh politik. Mereka sama-sama highlight gimana Inggris dianggap punya peran besar dalam konflik Palestina, bukan cuma sekadar “penonton” doang.

PBB: Inggris Nggak Bisa Lepas Tangan

Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina, Francesca Albanese, blak-blakan dalam pidatonya. Menurut dia, hubungan dekat Inggris dengan Israel udah nyambung banget sama praktik genosida yang lagi terjadi.

“Selama Inggris masih nerusin kerja sama dengan Israel, mereka ikut kasih legitimasi buat serangan brutal di Gaza,” kata Albanese, dikutip dari Anadolu, Sabtu (6/9/2025).

Dia juga bilang, support Inggris lewat dagang, investasi, dan kerja sama militer basically bikin Israel makin pede jalanin aksi ilegal tanpa takut dihukum.

Kewajiban Hukum Internasional yang Diabaikan?

Nah, di forum itu Albanese ngingetin lagi: Inggris ini kan udah tanda tangan Perjanjian Perdagangan Senjata PBB dan Statuta Roma. Artinya, secara hukum internasional mereka punya kewajiban. Tapi realitanya? Masih tanda tanya.

Menurut Albanese, seharusnya Inggris:

  • Berani kasih embargo senjata penuh ke Israel.
  • Patuh sama perintah penangkapan ICC (Mahkamah Pidana Internasional) untuk pejabat Israel.
  • Stop semua bentuk kerja sama ekonomi dengan entitas Israel.

Kalau itu dilakukan, barulah Inggris bisa nunjukin posisi yang bener-bener pro hukum internasional, bukan malah dianggap nge-backup.

Dari Pelanggaran HAM ke Genosida

Albanese juga ngasih statement yang cukup berat: Israel bukan lagi sekadar melakukan pelanggaran HAM insidental, tapi udah bikin sistem penindasan jangka panjang yang sekarang berubah jadi genosida.

Dan yang bikin makin panas: semua itu, katanya, nggak mungkin jalan kalau nggak ada dukungan politik, ekonomi, dan militer dari negara kayak Inggris.

Inggris Harus Pilih Sisi

Dari rangkaian Tribunal Gaza ini, kesannya jelas: Inggris nggak bisa lagi duduk di dua kursi. Kalau masih terus ngejalanin hubungan strategis sama Israel, dunia bakal nganggep mereka ikut bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan di Gaza.

Tribunal ini mungkin nggak langsung bikin Inggris berubah haluan, tapi jelas nunjukin kalau spotlight internasional lagi terang banget ke arah mereka.

source inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top