Francesca Albanese menegaskan bentuk kerja sama dengan Israel termasuk perdagangan sama dengan mendukung genosida terhadap rakyat Palestina (Foto: AP)
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese tegaskan hubungan dagang, investasi, atau kerja sama ekonomi dengan Israel berarti ikut melanggengkan genosida terhadap rakyat Palestina.
LONDON | PBB Angkat Suara Soal Gaza: “Dagang Sama Israel = Dukung Genosida”
PBB lewat Francesca Albanese, Pelapor Khusus untuk wilayah Palestina, ngasih pernyataan yang super tegas. Dia bilang, setiap bentuk hubungan dengan Israel—baik dagang, investasi, atau kerja sama ekonomi—secara nggak langsung berarti ikut mendukung genosida rakyat Palestina di Gaza.
Statement ini keluar di Tribunal Gaza di London, Inggris, sebuah forum yang ngumpulin saksi, akademisi, jurnalis, tenaga medis, sampai politisi buat ngebedah soal dugaan kejahatan perang Israel.
Negara-Negara Diminta Putus Hubungan Sama Israel
Menurut Albanese, semua negara punya kewajiban hukum internasional buat:
Stop hubungan dagang dan investasi sama entitas Israel.
Berhenti ekspor-impor senjata, sesuai Perjanjian Perdagangan Senjata PBB.
Patuh sama Statuta Roma dan ikut mendukung langkah ICC (Mahkamah Pidana Internasional) buat eksekusi surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel.
Dia juga nyindir Inggris, yang masih keep hubungan erat sama Israel, padahal jelas punya kewajiban hukum internasional.
Gaza Tribunal: Sorotan ke Dukungan Politik & Militer
Dalam Tribunal Gaza itu, para peserta juga bahas gimana dukungan politik dan militer dari negara-negara Barat makin memperkuat operasi militer Israel di Gaza. Albanese wanti-wanti, kalau negara lain tetap nekat jaga hubungan dengan Israel, itu sama aja kayak “melegitimasi dan menormalkan tindakan ilegal plus impunitas” yang dilakukan Israel.
Potensi Embargo Global ke Israel
Seruan keras ini jelas bikin panas sekutu-sekutu Israel di Barat. Kalau tuntutan PBB ini beneran dijalanin, dampaknya bisa serius banget: embargo ekonomi dan militer global. Artinya, mesin perang Israel bisa kena pukulan telak kalau negara-negara stop support, baik secara finansial maupun logistik.
Why It Matters?
Isu ini bukan cuma soal politik, tapi juga soal kemanusiaan. Dengan PBB udah secara terang-terangan bilang “dagang sama Israel = dukung genosida,” tekanan internasional buat stop hubungan makin gede. Dan kalau makin banyak negara nurut, bukan nggak mungkin landscape geopolitik di Timur Tengah bakal berubah drastis.
Jadi, pertanyaannya sekarang: Apakah negara-negara dunia bakal berani cut off hubungan sama Israel, atau masih pura-pura tutup mata?