Para mahasiswa saat menggelar aksi demo Indonesia Gelap di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (20/2/2025). (photo/Aldhi Chandra)
JAKARTA | Jakarta lagi-lagi bakal panas, bukan karena cuaca tapi karena aksi mahasiswa. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ngumumin bakal ngadain Aksi Nasional bertajuk “INDONESIA (C)EMAS” di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).
Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, bilang ke media kalau ratusan mahasiswa diprediksi turun ke jalan. “Kayaknya sih 500-an sampai 1.000 mahasiswa bakal ikut aksi nasional ini,” kata Muzammil pas dihubungi via chat, Minggu (27/7/2025).
Isu yang Diangkat: Dari Sejarah Sampai Ekonomi
Aksi ini bukan cuma sekadar turun ke jalan, tapi mereka mau angkat banyak isu yang lagi panas. Salah satunya soal penulisan ulang sejarah yang disebut-sebut melibatkan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Selain itu, BEM SI juga nyorot Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang lagi jadi perdebatan.
Nggak berhenti di situ, mereka juga sentil perjanjian dagang Indonesia–AS yang dikenain tarif resiprokal 19%, isu minerba, pengadaan batalyon di Aceh, peradilan militer di UNRI, sampai isu LGBT. Ada juga desakan buat batalkan UU TNI dan minta pejabat negara nggak rangkap jabatan kayak putusan MK terbaru.
Tuntutan Mahasiswa: Sejarah, RUU, dan Transparansi Pemerintah
Muzammil bilang, tuntutan utama mereka ada di soal sejarah dan RUU. “Kita tolak keras pengaburan sejarah. Kita desak ada pendidikan sejarah yang akurat, berbasis fakta. Jangan ada yang coba-coba belokin sejarah,” tegasnya.
Selain itu, mereka juga minta DPR dan pemerintah serius bahas RKUHAP. “Tunda dulu pengesahan sampai semua pasal bermasalah diberesin. Pastikan isinya pro rakyat dan bebas dari kepentingan politik,” lanjut Muzammil.
Gak ketinggalan, BEM SI juga desak pemerintah buka-bukaan soal perjanjian bilateral sama AS. Mereka khawatir kepentingan ekonomi nasional bisa ke-skip kalau nggak ada transparansi. “Pemerintah harus jaga posisi tawar, pastikan kesepakatannya win-win, nggak merugikan rakyat,” tambahnya.
Jakarta Siap-siap Macet?
Dengan ratusan mahasiswa turun ke jalan, aksi ini kemungkinan bakal bikin kawasan Patung Kuda rame banget. Polisi diprediksi bakal turun tangan buat pengamanan dan rekayasa lalu lintas.
Aksi BEM SI ini jadi sorotan karena mereka bawa banyak isu sensitif: sejarah, ekonomi, hukum, sampai politik. Publik pun bakal ngeliat, apakah tuntutan mahasiswa ini didengar pemerintah atau cuma jadi riak kecil di tengah hiruk-pikuk politik nasional.