Connect with us

Gen Z Waspada Kanker Kolorektal, Kenali Penyebab dan Tandanya!

Health and Mental Health

Gen Z Waspada Kanker Kolorektal, Kenali Penyebab dan Tandanya!

Jim Coote via Pixabay

JAKARTA | Gengs, ada kabar serius nih buat kita-kita yang masuk generasi Z. Kanker kolorektal, atau kanker yang menyerang usus besar dan rektum, ternyata makin banyak menyerang anak muda, termasuk kita! Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr. Sulpiana, M.Biomed, bilang kalo faktor genetik dan gaya hidup nggak sehat jadi biang keladinya. Jadi, penting banget buat kita aware sama penyakit ini dan tahu cara mencegahnya.

Kenapa Anak Muda Rentan Kena Kanker Kolorektal?

Menurut dr. Sulpiana, ada dua faktor utama yang bikin risiko kanker kolorektal meningkat di kalangan anak muda:

  1. Faktor Genetik:
    Kalau kamu punya riwayat keluarga yang pernah kena kanker kolorektal, risiko kamu juga bakal lebih tinggi. Genetik memang nggak bisa diubah, tapi kita bisa antisipasi dengan skrining dini.
  2. Gaya Hidup Buruk:
    Nggak cuma faktor keturunan, pola hidup nggak sehat turut andil besar dalam peningkatan kasus ini. Contohnya:
    • Kurang gerak alias malas olahraga,
    • Pola makan sembarangan (banyak junk food, rendah serat, tinggi lemak),
    • Konsumsi daging merah dan makanan olahan berlebihan.

“Perubahan gaya hidup bisa jadi langkah awal untuk mengurangi risiko kanker kolorektal,” kata dr. Sulpiana.

Apa Saja Gejala Awalnya?

Nah, ini yang kadang bikin orang kecolongan. Kanker kolorektal sering berkembang tanpa gejala jelas di tahap awal. Tapi, beberapa tanda peringatan ini wajib kamu waspadai:

  1. Perubahan Pola BAB:
    Misalnya, diare atau sembelit yang terjadi terus-menerus tanpa sebab yang jelas.
  2. Darah di Feses:
    Warna darah bisa merah terang atau gelap, tergantung lokasi kanker.
  3. Nyeri atau Kram Perut:
    Nyeri yang berlangsung lama dan nggak kunjung hilang patut dicurigai.
  4. Penurunan Berat Badan Drastis:
    Tanpa diet atau olahraga, tiba-tiba berat badan kamu turun drastis? Ini bisa jadi tanda bahaya.
  5. Kelelahan Ekstrem:
    Rasa capek yang nggak hilang meski udah istirahat cukup.

Kalau kamu merasakan salah satu atau beberapa gejala di atas, jangan diabaikan ya! Langsung aja periksa ke dokter buat deteksi lebih lanjut.

Cegah Sejak Dini dengan Skrining

Untuk mencegah kanker kolorektal, dr. Sulpiana menyarankan skrining dini, terutama buat yang punya riwayat keluarga atau kondisi medis tertentu kayak Irritable Bowel Syndrome (IBS). Salah satu metode skrining yang efektif adalah kolonoskopi , yaitu prosedur untuk memeriksa kondisi usus besar dan rektum.

“Meskipun biasanya skrining kolonoskopi dilakukan setelah usia 40 tahun, anak muda dengan faktor risiko tinggi disarankan melakukannya lebih dini,” tambah dr. Sulpiana.

Tips Biar Terhindar dari Kanker Kolorektal

Jangan khawatir, gengs. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan buat menjaga kesehatan usus dan mencegah kanker kolorektal:

  1. Makan Makanan Tinggi Serat:
    Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan biji-bijian. Serat bantu melancarkan pencernaan dan bersihkan usus.
  2. Kurangi Daging Merah dan Olahan:
    Batasi konsumsi daging merah (sapi, kambing) dan makanan olahan (sosis, nugget) karena tinggi lemak jenuh.
  3. Aktif Bergerak:
    Olahraga minimal 30 menit sehari bisa bantu turunkan risiko kanker dan jaga berat badan ideal.
  4. Jaga Pola Makan Seimbang:
    Pastikan asupan harianmu mencakup semua nutrisi penting, mulai dari protein, karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral.
  5. Hindari Stres:
    Stres kronis bisa ganggu sistem pencernaan. Coba atur waktu istirahat dan cari aktivitas yang bikin kamu rileks.

Teknologi Bantu Deteksi Lebih Awal

Kabar baiknya, teknologi kesehatan sekarang makin canggih. Kamu bisa pake aplikasi kesehatan atau wearable device buat pantau kondisi tubuh secara real-time. Bahkan, ada tes rumah tangga seperti FIT (Fecal Immunochemical Test) yang bisa mendeteksi adanya darah tersembunyi di feses.

Intinya…

Kanker kolorektal emang makin sering nyerang anak muda, tapi kita bisa antisipasi dengan hidup sehat dan awareness tinggi. Jangan anggap remeh gejala-gejalanya, apalagi kalau ada riwayat keluarga. Yuk, mulai ubah gaya hidup jadi lebih sehat biar kita terhindar dari penyakit ini!

Jadi, udah siap buat jaga kesehatan usus kamu? Stay safe and healthy, ya gengs! 💪

sumber cnbcindonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Health and Mental Health

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top