Connect with us

Sandwich Life Emang Berat, Tapi Bisa Kok Survive!

Motivation

Sandwich Life Emang Berat, Tapi Bisa Kok Survive!

Ilustrasi: AI

JAKARTA | Hidup di tengah krisis ekonomi global itu udah susah, tapi buat generasi sandwich? Duh, rasanya kayak diperas dari dua arah! Gaji pas-pasan, tapi tanggung jawab ngurus orang tua di atas dan anak/adik di bawah. Ya itulah nasib generasi sandwich sekarang, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang makin nggak pasti sejak era perang dagang Donald Trump dulu.

Perencana keuangan Sayoga Prasetyo bilang, generasi sandwich tuh harus nanggung beban dobel (bahkan triple!). Selain buat hidup sendiri, mereka juga harus biayain orang tua dan kadang adik atau anak. Nggak heran kalau dompet rasanya cepet banget tipis, padahal kerja udah mati-matian.

“Pengeluaran mereka lebih besar dari yang nggak punya tanggungan. Soalnya selain biaya hidup sendiri, ada orang tua dan anak/adik yang juga harus ditanggung,” kata Sayoga, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (3/4/2025).

Kenapa Bisa Kejebak Jadi Generasi Sandwich?

  1. Orang Tua Nggak Siap Pensiun
    Banyak orang tua yang nggak nyiapin dana pensiun dari awal. Akhirnya, anak-anaknya yang harus cover semuanya pas mereka udah nggak kerja.
  2. Nggak Punya Asuransi
    Ada juga yang udah nyiapin dana pensiun, tapi karena nggak punya proteksi kayak asuransi, semuanya jebol pas ada risiko kayak sakit berat atau kecelakaan.
  3. Dana Pendidikan Anak/Adik Nggak Siap
    Biaya sekolah makin mahal, dan kalau adik atau anak belum mandiri, ya kita juga yang harus support. Bebannya jadi makin berat, bro!

Gimana Cara Tetap Waras dan Aman Finansial?

Tenang, nggak semua harus pasrah. Sayoga kasih beberapa tips biar kita yang hidup di “tengah roti” ini bisa tetap survive, bahkan berkembang:

1. Tahan Dulu Belanja yang Nggak Penting

Mulai dari yang paling dasar: atur pengeluaran. Fokus ke kebutuhan, bukan keinginan. Lagi diskon? Skip dulu kalau nggak bener-bener butuh.

“Kebutuhan generasi sandwich lebih besar, jadi belanja impulsif harus ditahan banget,” kata Sayoga.

2. Cari Cuan Tambahan

Kalau udah ngirit tapi masih ngos-ngosan, saatnya cari penghasilan tambahan. Bisa dari kerja freelance, buka bisnis kecil-kecilan, atau nambah skill lewat kursus/sertifikasi biar bisa naik jabatan.

“Investasi terbaik buat generasi sandwich itu ilmu. Upgrade skill biar income ikut naik,” jelas Sayoga.

3. Punya Asuransi dan Dana Darurat Itu Wajib

Asuransi tuh penting banget, terutama kesehatan dan jiwa. Jangan sampai tabungan ludes cuma karena satu kejadian tak terduga. Dan jangan lupa, dana darurat idealnya minimal 12x pengeluaran bulanan. Jadi kalau ada kejadian darurat, masih ada backup.

“Asuransi bikin kita nggak terlalu panik pas ada musibah. Beban keuangan juga nggak makin berat,” katanya.

Tetap Bisa Punya Masa Depan Cerah

Jadi generasi sandwich itu emang nggak gampang. Tapi bukan berarti masa depan harus suram. Dengan perencanaan yang rapi, pengelolaan keuangan yang disiplin, dan keberanian buat terus belajar dan berkembang, kita tetap bisa keluar dari tekanan ini dan hidup lebih stabil.

Ingat, kamu nggak sendirian. Banyak juga yang lagi berjuang bareng. Yuk saling support dan terus cari cara buat jadi versi terbaik dari diri sendiri—meskipun hidup lagi “dijepit.”

sumber cnbcindonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Motivation

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top