Singapura, POPERS.ID — ZTE memperkenalkan ZXEDC M8000, modul pusat data yang menggabungkan sistem pendingin udara dan cairan serta distribusi daya 800V HVDC. Produk ini ditujukan untuk pusat data yang menangani beban komputasi AI berdaya tinggi.
ZTE M8000 menyatukan sejumlah komponen infrastruktur dalam satu modul, termasuk rak server, unit distribusi cairan pendingin (CDU), perpipaan, busbar, sistem distribusi daya, serta pemantauan dan proteksi kebakaran. Desain prafabrikasi ini memungkinkan sebagian proses perakitan dilakukan di pabrik sebelum modul dikirim ke lokasi.
Salah satu tantangan pusat data AI adalah meningkatnya konsumsi daya dan panas dari server berperforma tinggi. M8000 dirancang untuk menangani kebutuhan tersebut melalui pendinginan hibrida. Pengelola dapat mengatur porsi pendinginan udara dan cairan sesuai beban, serta menambahkan pendingin cair di lokasi ketika kebutuhan berubah.
Menurut ZTE, kapasitas daya raknya berkisar 20–60 kW dan dapat mencapai 250 kW per rak. Sistem 800V HVDC dan busbar pintar digunakan untuk menyalurkan daya ke rak-rak, sementara desain modular memungkinkan kapasitas ditingkatkan secara bertahap.
ZTE juga menyebut M8000 dapat mencapai PUE hingga 1,15 dengan memanfaatkan free cooling, yakni penggunaan udara luar untuk membantu proses pendinginan ketika kondisi lingkungan memungkinkan. Angka tersebut merupakan klaim perusahaan; hasil aktual dapat berbeda bergantung pada iklim, desain fasilitas, dan pola operasional pusat data.
Untuk mengurangi risiko pada sistem pendingin cair, M8000 dilengkapi sensor kebocoran dan fitur pengisian cairan otomatis. ZTE menyatakan sistem ini memperoleh sertifikasi UL untuk perlindungan kebocoran tingkat sistem. Perusahaan juga mengklaim pengaturan suhu dan daya berbasis AI dapat mengurangi konsumsi energi pendinginan lebih dari 10%.
ZTE mengatakan modul tersebut telah digunakan dalam proyek pusat komputasi di kawasan Delta Sungai Yangtze, Tiongkok. Dari pengadaan 666 modul IT pada 2025, sebanyak 345 unit M8000 disebut telah beroperasi. Dalam proyek itu, unit dirakit secara prafabrikasi dan dikirim dalam bentuk skid-mounted. ZTE menyebut pengiriman ke lokasi memerlukan waktu sekitar satu bulan sejak pesanan diterbitkan.
Modul seperti M8000 menawarkan pendekatan pembangunan pusat data yang lebih terstandar dan bertahap. Namun, manfaat efisiensi dan kecepatan penerapannya tetap bergantung pada kebutuhan komputasi, ketersediaan daya, kondisi lokasi, serta integrasi dengan infrastruktur yang sudah ada.