Connect with us

AS Kirim Ribuan Paratrooper ke Timur Tengah?!

International News

AS Kirim Ribuan Paratrooper ke Timur Tengah?!

Pesawat militer AS dilaporkan membawa ratusan pasukan penerjun payung bergerak dari Pantai Timur AS menuju Timur Tengah, mendekati Iran. (Foto: Ilustrasi/AP)

Pergerakan pesawat militer AS dari North Carolina ke Timur Tengah picu spekulasi serangan darat ke Iran.

BOGOR, POPERS.ID | Pergerakan militer Amerika Serikat kembali jadi sorotan. Situs pelacakan penerbangan mendeteksi aktivitas pesawat militer yang membawa ratusan pasukan terjun payung dari Pantai Timur AS menuju Timur Tengah, dengan arah mendekati Iran.

Identitas personel di dalam pesawat memang belum terkonfirmasi. Namun, tercatat ada enam penerbangan yang berangkat dari Fort Bragg, pangkalan militer di North Carolina, dalam beberapa waktu terakhir menuju kawasan tersebut.

Situasi ini memicu spekulasi. Indikasi yang muncul mengarah pada kemungkinan mobilisasi Pasukan Respons Cepat dari Divisi Lintas Udara ke-82. Unit ini dikenal sebagai pasukan elite yang siap dikerahkan dalam waktu singkat ke berbagai wilayah konflik.

Laporan dari The New York Times menyebut, Pasukan Respons Cepat AS berisi sekitar 3.000 penerjun payung yang bisa diterjunkan ke lokasi mana pun di dunia dalam waktu 18 jam. Salah satu skenario yang mencuat adalah potensi operasi untuk merebut Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran di Teluk Persia.

Beberapa pejabat pertahanan AS juga mengonfirmasi bahwa elemen dari Divisi Lintas Udara ke-82 sudah masuk dalam daftar pengerahan. Meski begitu, hingga saat ini belum ada perintah resmi dari Pentagon maupun Komando Pusat AS.

Sejak 12 Maret, sedikitnya 35 pesawat angkut militer jenis C-17 telah bergerak dari pangkalan AS menuju Timur Tengah. Pergerakan ini terjadi setelah konflik Iran memanas sejak 28 Februari. Selain itu, 11 pesawat lainnya dilaporkan masih dalam proses pengerahan.

Data pelacakan penerbangan menunjukkan tiga titik tujuan utama. Sebanyak 17 pesawat terbang menuju Pangkalan Udara Ovda di Israel. Kemudian 13 pesawat menuju Pangkalan Udara King Faisal, dan empat lainnya ke Bandara Internasional King Hussein di Yordania.

Pergerakan ini memperlihatkan peningkatan aktivitas militer AS di kawasan Timur Tengah, yang kini terus dipantau di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas.

source article: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top