Connect with us

Lebaran Bareng! 4 Negara ASEAN Fix Idulfitri 21 Maret 2026

National News

Lebaran Bareng! 4 Negara ASEAN Fix Idulfitri 21 Maret 2026

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. (Foto: Kemenag RI/YouTube)

Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura kompak tetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh Sabtu, 21 Maret 2026. Ini alasan ilmiah di balik keputusan serentak.

BOGOR, POPERS.ID | Kabar good news buat umat Muslim di Asia Tenggara. Empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, kompak menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan negara-negara anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang menggunakan standar perhitungan yang sama.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyebut penetapan ini bukan kebetulan. Ada dasar ilmiah yang jadi acuan, yaitu kriteria visibilitas hilal versi MABIMS.

“Kriteria yang digunakan adalah tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat,” jelasnya.

Kenapa Bisa Serentak?

Secara teknis, posisi hilal pada 29 Ramadan 1447 H di wilayah Indonesia masih belum memenuhi syarat penuh untuk terlihat. Tinggi hilal memang ada yang menyentuh angka minimal, tapi sudut elongasi masih di bawah batas.

Artinya, secara astronomi, hilal belum cukup “kuat” untuk bisa dilihat dengan mata.

Fakta di lapangan juga menguatkan. Dari seluruh titik pemantauan, tidak ada laporan yang berhasil melihat hilal.

Karena itu, metode yang dipakai adalah istikmal, yaitu menyempurnakan bulan Ramadan menjadi 30 hari.

Negara Lain Juga Sama

Keputusan ini tidak hanya berlaku di Indonesia.

  • Malaysia menetapkan Lebaran 21 Maret setelah pemantauan hilal dan persetujuan otoritas kerajaan
  • Brunei Darussalam mengambil keputusan serupa karena hilal tidak terlihat
  • Singapura juga menetapkan tanggal yang sama berdasarkan hasil rukyat

Hasilnya, empat negara ini merayakan Idulfitri secara bersamaan.

Lebih dari Sekadar Tanggal

Keserentakan ini jadi sinyal positif. Selain mempermudah masyarakat, ini juga menunjukkan metode hisab dan rukyat yang dipakai sudah makin matang dan terintegrasi di kawasan.

Momentum ini juga dinilai memperkuat persatuan umat Islam di Asia Tenggara, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penentuan kalender Hijriah.

source article: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in National News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top