Penyanyi Hedi Yunus saat dirawat di ICU karena vertigo hebat. (Foto: Instagram)
Update kondisi kesehatan Hedi Yunus setelah dilarikan ke rumah sakit akibat vertigo parah dan tensi melonjak hingga harus masuk ICU.
JAKARTA | Kabar kurang enak datang dari penyanyi senior Hedi Yunus. Personel Kahitna ini baru saja membagikan pengalaman pahitnya saat tiba-tiba tumbang gara-gara serangan vertigo hebat. Kejadian ini berlangsung pas dia lagi berada di Surabaya, Jawa Timur, buat urusan pekerjaan.
Niat hati ingin profesional menghibur penggemar, kondisi fisik Hedi justru drop total sampai harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit setempat.
Kronologi Serangan: Muntah Tanpa Henti Sejak Siang
Insiden ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026. Hedi menceritakan kalau serangan itu muncul tepat jam 12.00 WIB. Awalnya dia sempat ragu dengan apa yang dirasakan, tapi gejalanya makin lama makin nggak karuan. Hedi mengaku merasa pusing luar biasa yang dibarengi dengan muntah terus-menerus.
“Saya terkena serangan vertigo yang cukup hebat sampai harus dilarikan ke UGD,” ujar Hedi Yunus lewat akun media sosialnya.
Saking parahnya, Hedi merasa isi perutnya sudah benar-benar kosong karena frekuensi muntah yang terlalu sering. Bahkan, setelah sampai di rumah sakit pun, kondisi muntah-muntah itu belum juga berhenti sampai dokter harus melakukan tindakan observasi mendalam.
Gagal Manggung dan Diagnosis Dokter
Sebenarnya, dokter di rumah sakit Surabaya sudah berusaha memberikan pengobatan paling optimal supaya Hedi bisa tetap tampil di acara sore harinya. Namun, kondisi badan penyanyi bersuara merdu ini tetap tidak berangsur pulih.
Setelah dilakukan pemeriksaan MRI, dokter akhirnya memberikan diagnosis resmi bahwa Hedi mengalami serangan vertigo. Karena kondisinya yang dianggap serius, Hedi diputuskan untuk menjalani rawat inap dan bahkan sempat harus masuk ke ruang ICU untuk mendapatkan perawatan intensif.
Penyebab Utama: Tensi Melejit ke Angka 200
Ternyata, pemicu utama vertigo dahsyat yang dialami Hedi adalah lonjakan tekanan darah yang sangat ekstrem. Hedi mengungkapkan bahwa saat diperiksa, tensinya menyentuh angka 200/130.
Meskipun dia memang memiliki riwayat genetik darah tinggi dan rutin mengonsumsi obat setiap hari, faktor kelelahan diduga menjadi pemicu utama tensinya jadi tidak terkendali.
“Pas cek itu tensi saya 200-an per 130-an. Saat kejadian itu, akumulatif dari kecapekan dan sebagainya,” jelas Hedi lebih lanjut.
Kondisi Terkini dan Proses Recovery
Setelah mendapatkan perawatan intensif selama dua hari di rumah sakit, kondisi Hedi Yunus perlahan mulai stabil. Tekanan darahnya sudah kembali normal di angka 128/70. Dia pun sudah diperbolehkan pulang ke Jakarta dengan beberapa catatan penting dari tim medis.
Meski sudah diizinkan pulang, proses recovery Hedi belum selesai. Dia tetap diwajibkan mengonsumsi obat secara rutin dan dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan (medical check-up) di RSJPD Harapan Kita, Jakarta, terutama untuk memantau kondisi jantungnya.
Langkah ini diambil supaya tekanan darahnya benar-benar stabil dan dia bisa kembali beraktivitas di dunia tarik suara tanpa khawatir ambruk lagi. Hedi kini masih dalam masa pemulihan dan tetap berada di bawah pengawasan dokter.