Prilly Latuconsina minta maaf usai Open To Work bikin gaduh di media sosial. (Foto: Instagram)
Klarifikasi lengkap Prilly Latuconsina soal kegaduhan fitur ‘Open To Work’ di LinkedIn yang dinilai netizen cuma trik marketing.
JAKARTA | Gebrakan Prilly Latuconsina di LinkedIn baru-baru ini sukses bikin jagat maya heboh. Bukan karena dapet peran film baru, tapi karena aksinya memasang status Open To Work yang justru memicu gelombang kritik dari netizen. Menanggapi huru-hara tersebut, Prilly akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Klarifikasi Prilly Latuconsina Soal Status Open To Work yang Viral
Aksi Prilly mengaktifkan fitur pencari kerja di LinkedIn sempat dianggap kurang sensitif oleh banyak orang. Banyak yang menilai langkah ini hanya bagian dari personal branding atau strategi marketing karena perusahaan pertama yang “menerimanya” adalah brand pasta gigi yang memang sudah lama bekerja sama dengannya.
Sadar kalau langkahnya ini memancing emosi negatif, Prilly mengunggah video klarifikasi di Instagram pada Selasa, 3 Februari 2026. Video tersebut langsung ditonton jutaan kali dalam waktu singkat.
“Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau nggak nyaman,” ujar Prilly dalam pernyataannya yang dikutip pada Rabu (4/2/2026).
Bukan Niat Tidak Empati pada Pencari Kerja
Prilly menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat untuk bersikap tidak empati terhadap kondisi para pejuang kerja atau job seekers di Indonesia. Ia mengaku sadar bahwa posisi dan pengalaman hidupnya berbeda dengan kebanyakan orang, sehingga tindakannya bisa saja diinterpretasikan secara menyakitkan bagi pihak tertentu.
Terkait penggunaan fitur tersebut, Prilly punya alasan tersendiri. Ia mengaku ingin membuka peluang kolaborasi di industri yang belum pernah ia coba sebelumnya.
“Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapapun, melainkan sebagai bagian dari proses belajar dan upaya aku untuk terus bertumbuh,” tambahnya.
Misteri Akun LinkedIn Prilly yang Sempat Hilang
Selain soal status kerja, netizen juga sempat mempertanyakan kenapa akun LinkedIn Prilly mendadak hilang setelah diserbu komentar. Ternyata, hilangnya akun tersebut bukan karena Prilly sengaja kabur atau menghindari kritik pedas.
Prilly menjelaskan kalau akunnya mengalami lonjakan aktivitas yang terlalu tinggi alias heavy traffic. Hal ini memicu sistem keamanan platform sehingga akun tersebut terkunci dan masuk dalam proses pemulihan.
“Sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang masih dalam proses pemulihan,” kata Prilly menjelaskan kondisi akunnya.
Janji Fokus pada Konten yang Lebih Positif
Menutup klarifikasinya, Prilly berjanji untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik. Ia berkomitmen untuk terus menjalankan kerja sama yang memberikan dampak positif bagi banyak orang ke depannya.
“Sekali lagi, aku ingin minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih untuk masukan, perhatian, dan pengertiannya,” tutupnya.
Apakah kamu punya pendapat soal tren figur publik masuk ke LinkedIn? Berikan komentar kamu di bawah ya!