Connect with us

Trump Dibilang Nggak Siap Tempur: Penasihatnya Tegas Bilang, “Serang Iran Sekarang? Big Mistake!”

International News

Trump Dibilang Nggak Siap Tempur: Penasihatnya Tegas Bilang, “Serang Iran Sekarang? Big Mistake!”

Sejumlah penasihat Presiden Donald Trump menilai serangan terhadap Iran saat ini merupakan langkah sangat keliru (Foto: AP)

Para penasihat Donald Trump sepakat kalau serangan ke Iran saat ini bakal jadi blunder besar. Meski Israel terus desak, Trump disebut masih ngerem langkah militernya.

JAKARTA | Trump Masih Tahan Diri, Penasihatnya: “Serang Iran Sekarang? No Way!”

Beberapa penasihat utama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kompak menilai kalau menyerang Iran sekarang itu langkah keliru besar. Mereka bahkan nyebut, timing-nya sama sekali nggak tepat dan bisa jadi bumerang buat Amerika sendiri.

Menurut laporan eksklusif dari Axios, sumber internal di pemerintahan AS bilang kalau Trump belum melihat alasan cukup kuat buat buka front militer baru di Timur Tengah. Sikap ini jelas beda banget dengan Israel yang justru terus mendesak Washington buat segera bertindak keras ke Teheran.

“Tiga penasihat Presiden udah bilang langsung, operasi militer terhadap Iran sekarang bakal jadi kesalahan besar,” ujar seorang pejabat senior AS ke Axios (3/2/2026).

Lingkar Dalam Trump Masih Skeptis

Sumber lain menyebut, banyak orang di sekitar Trump justru skeptis soal ide serangan ke Iran. Mereka khawatir langkah itu malah merusak posisi diplomatik AS di kawasan Timur Tengah, bahkan bisa ngacak-ngacak hubungan Washington dengan sekutu-sekutu Eropa.

“Kalau sekarang nekat nyerang, bisa-bisa semua strategi politik luar negeri yang dibangun selama ini berantakan,” ungkap seorang pejabat lain yang dikutip media sama.

Setelah Pertemuan dengan Militer Israel, Sikap AS Nggak Berubah

Ketegangan makin terasa setelah Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir datang ke Washington DC buat ketemu langsung sama Jenderal Dan Caine, pemimpin Kepala Staf Gabungan AS. Zamir disebut memberikan pengarahan soal situasi terbaru di kawasan, terutama ancaman dari Iran.

Tapi ternyata, pertemuan itu nggak bikin posisi Amerika berubah. Menurut pejabat yang tahu isi briefing tersebut, Caine dan Trump tetap sepakat untuk menahan diri.

“Nggak ada hasil dari pertemuan itu yang bikin Presiden berubah pikiran. Justru Israel yang pengin buru-buru serang. Presiden belum siap,” kata sumber itu lagi.

Retorika Panas, Tapi Tanpa Aksi Nyata

Meski retorika politik Trump makin panas di depan publik, di balik layar ia masih menolak opsi serangan langsung. Seorang pejabat senior AS menegaskan, Trump memang lagi berusaha main aman sambil ngukur reaksi internasional dan risiko politik dalam negeri.

Buat saat ini, Washington sepertinya lebih milih strategi diplomasi dan tekanan ekonomi ketimbang aksi militer. Sementara Israel masih terus ngedor, berharap AS mau turun tangan lebih cepat.

Situasi ini bikin banyak analis politik di AS percaya kalau hubungan antara Washington dan Tel Aviv bisa sedikit renggang dalam waktu dekat apalagi kalau tekanan publik global makin kuat buat hindari perang terbuka.

Kesimpulan

Bisa dibilang, Trump lagi main di wilayah abu-abu: di satu sisi ditekan Israel, di sisi lain diingatkan penasihatnya sendiri buat nggak gegabah.
Serangan ke Iran? Untuk sekarang, tampaknya masih ditahan dulu karena kalau salah langkah, bukan cuma Timur Tengah yang panas, tapi politik Amerika juga bisa ikut meledak.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top