Connect with us

Komeng Ngopi Bareng Karang Taruna: Ngomongin Empat Pilar Biar Nggak Cuma Hafalan Doang

City Corner

Komeng Ngopi Bareng Karang Taruna: Ngomongin Empat Pilar Biar Nggak Cuma Hafalan Doang

Komeng dan Karang Taruna Ngobrol Serius Tapi Santai Soal Empat Pilar. (Foto: Ist)

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bareng Komeng di Cafe Enthree Citeureup jadi ajang santai tapi penuh makna. Generasi muda diajak paham makna Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan cuma diomongin, tapi dijalanin.

POPERS.ID | Sabtu malam (14/12/2025) jadi beda buat puluhan anggota Karang Taruna Citeureup. Mereka ngumpul di Cafe Enthree Citeureup, bukan buat nongkrong biasa, tapi buat ikut acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bareng Alfiansyah Komeng, anggota DPD RI yang dikenal lucu tapi juga serius kalau ngomongin bangsa.

Suasana acara yang mulai jam 6 sore itu terasa hangat dan akrab. Komeng membuka sesi dengan gaya khasnya santai, nyeleneh, tapi tetap ngena. “Empat Pilar ini bukan cuma hafalan, tapi pedoman hidup,” katanya. “Kalau generasi muda bisa paham dan jalanin, Indonesia bakal kuat meskipun kita beda-beda.”

Biar Nggak Cuma Tahu, Tapi Juga Paham

Komeng dan Karang Taruna Ngobrol Serius Tapi Santai Soal Empat Pilar. (Foto: Ist)

Di tengah obrolan, Komeng ngajak peserta buat mikir: apa sih arti Empat Pilar buat anak muda hari ini?

Ia jelasin satu per satu dengan bahasa yang gampang dicerna:

  • Pancasila itu ideologi dan panduan moral bangsa.
  • UUD 1945 jadi dasar hukum dan aturan main hidup bernegara.
  • NKRI bentuk negara yang wajib dijaga keutuhannya.
  • Bhinneka Tunggal Ika jadi semboyan biar kita nggak gampang pecah cuma karena beda.

Komeng juga ngingetin, di era digital kayak sekarang, tantangannya beda. Media sosial bisa bikin anak muda makin kritis, tapi juga gampang terpecah gara-gara beda pendapat.

“Kalau Karang Taruna bisa jaga solidaritas dan gotong royong, itu bukti nyata Empat Pilar dijalankan. Nggak perlu teori muluk-muluk,” katanya.

Tanya Jawab Seru: Dari Nongkrong Sampai Politik Anak Muda

Komeng dan Karang Taruna Ngobrol Serius Tapi Santai Soal Empat Pilar. (Foto: Ist)

Sesi tanya jawab jadi bagian paling hidup malam itu. Banyak anggota Karang Taruna yang curhat dan nanya hal-hal yang dekat banget sama keseharian mereka.

Rian, Ketua Karang Taruna RW 05, nanya:
“Pak Komeng, gimana cara kami nanamin semangat Pancasila buat anak-anak muda yang lebih suka nongkrong di kafe daripada ikut kegiatan sosial?”

Komeng langsung jawab dengan santai:
“Ya justru mulai dari situ. Bikin acara yang fun tapi ada maknanya kayak musik, futsal, atau konten digital yang ada nilai gotong royongnya. Kalau mereka happy, pesan moralnya nyampe.”

Dinda, anggota Karang Taruna Putri, juga curhat:
“Teman-teman saya banyak yang ngerasa politik itu jauh dari anak muda. Padahal Empat Pilar ini kan juga bagian dari politik. Gimana biar nggak apatis?”

Komeng bilang, “Politik itu nggak melulu soal partai. Kalau kamu bantu warga, jaga lingkungan, bikin kegiatan sosial, itu juga bentuk politik ikut ngatur kehidupan bareng. Justru anak muda harus melek politik biar nggak gampang termakan hoaks.”

Terakhir, Dimas, dari bidang ekonomi kreatif, nanya soal penerapan Empat Pilar di usaha kecil Karang Taruna.

Komeng senyum dan jawab, “Itu justru contoh nyata. Ada gotong royong (Pancasila), aturan main (UUD 1945), cinta daerah (NKRI), dan kerja bareng lintas latar (Bhinneka Tunggal Ika). Jalan terus, asal niatnya buat kesejahteraan bersama.”

Karang Taruna: Dari Masyarakat, untuk Masyarakat

Buat yang belum tahu, Karang Taruna adalah organisasi sosial tempat anak muda usia 13–45 tahun belajar tanggung jawab sosial, kepemimpinan, sampai ekonomi kreatif. Intinya, tempat buat tumbuh bareng sambil bantu masyarakat sekitar.

Komeng pun kasih apresiasi besar buat semangat anak-anak muda Citeureup. “Kalau semua daerah punya Karang Taruna seaktif ini, Indonesia nggak akan kekurangan generasi penerus yang cinta tanah air,” katanya menutup acara.

Dari Sosialisasi Jadi Aksi Nyata

Acara ditutup dengan foto bareng dan pesan sederhana dari Komeng: “Teruslah jadi garda depan yang menjaga persatuan bangsa, mulai dari lingkungan paling kecil.”

Lewat kegiatan kayak gini, nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan jadi nggak cuma sekadar hafalan dari buku pelajaran. Anak muda diajak buat ngejalanin langsung di kehidupan sehari-hari lewat gotong royong, solidaritas, dan rasa bangga jadi bagian dari Indonesia. [popred]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in City Corner

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top