Tompi memperpanjang daftar musisi yang mengumumkan lagu-lagunya bebas dinyanyikan di ruang publik tanpa khawatir royalti musik belakangan ini.(KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIO)
Tompi, musisi multi talenta, ikut-ikutan Ari Lasso cabut dari WAMI. Keputusan ini bikin lagu-lagu hits mereka bebas dibawain di mana aja, dari kafe sampai konser. Cek detail lengkapnya di sini!
JAKARTA | Kabar heboh datang dari dunia musik Tanah Air, guys! Setelah sebelumnya Ari Lasso bikin geger dengan mengumumkan lagu-lagunya boleh dimainin gratis alias tanpa bayar royalti, kini giliran musisi kondang Tompi yang ikutan. Yups, penyanyi sekaligus dokter ini resmi keluar dari Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan membebaskan lagu-lagunya buat dinyanyiin siapa aja.
Kenapa sih Tompi Ikut ‘Mogok’ Royalti?
Lewat unggahan di Instagram, Tompi, atau yang punya nama lengkap Teuku Adifitrian, curhat panjang lebar soal kekecewaannya sama kinerja LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) WAMI. Tompi bilang, pendistribusian royalti selama ini nggak jelas dan bikin dia nggak puas.
“Silakan yang mau menyanyikan lagu-lagu saya di semua panggung-panggung pertunjukan, konser, kafe. Mainkan saja saya enggak akan mengutip apa pun sampai pengumuman selanjutnya,” tulis Tompi di akun Instagram-nya, Selasa (12/8).
Keputusan ini bukan datang tiba-tiba. Tompi ternyata udah lama banget ngerasa nggak beres sama sistem royalti di WAMI. Bahkan, ia sempat diskusi sama almarhum Glenn Fredly soal masalah ini, tapi tetep nggak nemu jawaban yang memuaskan.
“Per kemarin (11/8), saya sudah minta manajer saya untuk keluar keanggotaan dari WAMI,” kata Tompi, menegaskan keputusannya. “Dulu sama Glenn saya beberapa kali diskusi tentang LMK ngutip dan ngebagi royalti dari konser. Belum pernah puas dan jelas dengan jawaban dari semua yang pernah saya tanyai.”
Menurut Tompi, jawaban yang ia dapat selalu nggak masuk akal. Makin ke sini, masalahnya malah makin ruwet dan bikin dia makin yakin buat cabut dari WAMI. Duh, pantesan aja ya…
Ari Lasso Duluan, Giliran Musisi Lain Ikutan
Sebelum Tompi, Ari Lasso juga udah lebih dulu curhat soal pengelolaan royalti yang menurutnya kacau. Saking kesalnya, mantan vokalis Dewa 19 ini mengizinkan lagu-lagu hits ciptaannya dimainin gratis.
“Untuk semua teman pemain band, penyanyi wedding, event, cafe… SAYA MEMBEBASKAN ANDA MEMUTAR DAN MEMAINKAN LAGU-LAGU HITS saya.. SILAKAN… PERCUMA ANDA MEMBAYAR tapi pengelolaannya kayak begini,” tulis Ari Lasso di Instagram pada Senin (11/8).
Nggak cuma mereka berdua, lho. Beberapa musisi besar lain juga udah duluan membebaskan karya mereka, saking nggak percayanya sama sistem royalti yang ada di Indonesia. Sebut aja Dewa 19, Charly Van Houten, Rhoma Irama, Thomas Ramdhan GIGI, dan Juicy Luicy.
Kok Bisa Kacau Gini Sih?
Sebenernya, menurut aturan, royalti itu hak ekonomi yang harusnya dibayar ke pencipta lagu lewat LMK. Di Indonesia, ada beberapa LMK yang dikoordinir sama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), sesuai dengan PP Nomor 56 Tahun 2021. Tugasnya ya buat ngumpulin dan bagiin royalti ke para musisi.
Tapi, nyatanya banyak musisi yang ngerasa sistemnya nggak bener dan nggak transparan. Makanya, wajar aja kalau banyak dari mereka yang kecewa dan bikin pengumuman kayak gini. Bahkan, saking peliknya masalah ini, UU Hak Cipta aja lagi diuji materiil di Mahkamah Konstitusi, lho!
Tompi dan Ari Lasso cuma dua dari sekian banyak musisi yang bersuara lantang. Ini jadi bukti kalau ada masalah besar dalam pengelolaan royalti di Indonesia. Kira-kira, bakal ada musisi lain yang ikut-ikutan cabut dari WAMI nggak ya? Gimana menurut kalian?