Kue keranjang di pusat pembuatan kue Ny Lauw, kawasan Sewan, Tangerang, Jumat (21/1/2019). Jelang Tahun Baru China permintaan kue khas untuk sajian Imlek itu meningkat. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
JAKARTA | Kue keranjang alias nian gao udah jadi makanan wajib kalau Imlek tiba. Kue yang punya tekstur super lengket ini dibuat dari bahan-bahan sederhana: tepung ketan, air, dan gula. Kalau dipikir-pikir, kue ini mirip banget sama dodol, cuma beda cerita di baliknya. Ternyata, ada alasan kenapa kue keranjang jadi menu spesial tiap Imlek, dan semua itu berawal dari legenda di China.
Dikutip dari China Highlights, dulu orang China percaya ada yang namanya Dewa Dapur. Nah, tiap akhir tahun, tugas si Dewa ini adalah bikin laporan soal kelakuan keluarga ke Kaisar Giok. Kalau keluarganya punya banyak masalah, laporan Dewa Dapur bisa bikin nama mereka jadi jelek di atas sana. Supaya si Dewa nggak ngomongin hal-hal buruk, keluarga-keluarga itu punya trik unik: mereka kasih kue keranjang yang lengket banget buat “tutup mulut” Dewa Dapur. Bayangin aja, lengketnya bikin Dewa nggak bisa ngomong lancar. Kreatif banget, ya?
Tapi nggak cuma soal Dewa Dapur, lho. Kue keranjang ternyata udah eksis sejak ribuan tahun lalu, tepatnya pas Dinasti Zhou (sekitar abad ke-11 SM). Pas itu, orang-orang baru punya konsep tentang “tahun,” dan mereka mulai mempersembahkan kue ini buat dewa-dewa dan leluhur. Tradisi ini terus berkembang sampai Dinasti Tang (618-907 M), di mana nian gao jadi makanan khas buat Festival Musim Semi. Masuk ke Dinasti Qing (1636-1912), kue ini makin dikenal sebagai camilan sehari-hari, meski tetap punya momen spesial pas Imlek.
Selain enak, kue keranjang juga penuh simbol. Dalam bahasa Mandarin, “nian gao” artinya “semakin tinggi dari tahun ke tahun.” Filosofinya keren, dong: makan kue ini dipercaya bisa bikin hidup jadi lebih baik, entah itu soal karier, bisnis, pendidikan, atau hubungan keluarga. Nggak heran kalau pas Imlek, makan kue keranjang dianggap bisa bawa keberuntungan.
Sekarang, kue keranjang sih gampang ditemuin sepanjang tahun. Tapi pas Imlek, permintaannya naik banget. Bukan cuma soal rasa, kue ini juga punya arti yang dalam buat keluarga. Katanya, kue keranjang bisa bikin hubungan keluarga makin erat dan ngingetin mereka untuk ngomong yang baik-baik aja pas kumpul bareng. Lengketnya nggak cuma di mulut, tapi juga bikin keluarga makin solid. Mantep, kan?