Jaafar Jackson as a younger Michael Jackson in Lionsgate’s biopic of the late King of Pop. (photo credit: Glen Wilson/Lionsgate
Siapa bilang era bioskop lagi lesu? Film biopic sang King of Pop, Michael, baru saja membuktikan kalau pesona MJ memang nggak ada obatnya. Meskipun sempat bikin skeptis para kritikus film, nyatanya moviegoers di seluruh dunia justru kasih sambutan yang luar biasa hangat.
BOGOR, POPERS.ID | Kritikus Say No, Penonton Say Yes!
Lucu banget kalau melihat perbandingan antara penilaian kritikus dan audiens untuk film garapan Antoine Fuqua ini. Di Rotten Tomatoes, skor dari para kritikus sempat terseok-seok di angka 40 persen. Tapi berbanding terbalik 180 derajat, audiens justru kasih near-perfect score alias 96 persen!
Film ini membuktikan kalau strong word of mouth jauh lebih ampuh daripada ulasan media. Bayangkan saja, di hari Jumat pertama rilisnya, film ini langsung mengantongi $38,5 juta di Amerika Serikat. Banyak yang awalnya mengira ini cuma bakal jadi tontonan hard-core fans, tapi ternyata Gen Z sampai generasi senior ikut memadati bioskop buat bernostalgia.
Jaafar Jackson, the real-life nephew of the late King of Pop, plays the titular role. (photo credit: Glen Wilson/Lionsgate)
Rekor Baru di Box Office Global
Lionsgate patut sujud syukur karena Michael sukses melampaui semua ekspektasi awal. Awalnya, film ini diprediksi “hanya” bakal meraih sekitar $65 juta di pasar domestik AS. Tapi faktanya? Michael meluncur cepat ke angka $95 juta – $100 juta untuk debut domestiknya.
Nggak cuma jago kandang, secara global film ini diproyeksikan tembus lebih dari $200 juta di minggu pembuka. Angka ini otomatis menendang rekor film biopic musik sebelumnya seperti Straight Outta Compton dan Bohemian Rhapsody. Bahkan, Michael sukses mengalahkan pembukaan film-film besar lainnya seperti Dune: Part Two dan Oppenheimer dalam urusan hasil preview di pertengahan minggu.
Kenapa Film Ini Begitu Meledak?
Ada beberapa faktor yang bikin Michael jadi stunner di tahun 2026 ini:
The Nostalgia Factor: Lionsgate sukses banget narik orang-orang yang mungkin sudah jarang ke bioskop sejak pandemi untuk balik lagi ke multiplex.
Diversitas Penonton: Data menunjukkan penonton film ini sangat beragam, mulai dari komunitas kulit hitam, Latino, hingga perempuan dari berbagai kalangan.
Visual Maksimal: Hampir 40 persen pendapatan berasal dari layar Imax dan format premium lainnya. Orang ingin melihat Moonwalk dalam ukuran raksasa!
Pasar Internasional: MJ adalah megabintang global. Di Inggris, Prancis, hingga Jerman, film ini memecahkan rekor sebagai pembukaan biopic musik terbesar sepanjang masa.
Angle Cerita yang Cerdik
Colman Domingo as Joe Jackson in Michael. (Courtesy of Lionsgate)
Buat kamu yang penasaran soal kontroversi hidup Michael Jackson, film ini mengambil pendekatan yang cukup spesifik. Sutradara Antoine Fuqua dan penulis John Logan memilih untuk fokus pada perjalanan karier awal MJ hingga puncak masa keemasan di tur Bad World Tour tahun 1988.
The Jackson 5 in Antoine Fuqua’s Michael. (photo credit: Glen Wilson/Lionsgate)
Keputusan untuk mengakhiri cerita sebelum munculnya tuduhan publik pertama pada tahun 1993 memang sempat jadi perdebatan. Tapi bagi sebagian besar penonton, film ini berhasil menangkap sisi melankolis dan perjuangan sang superstar di balik kesuksesan yang luar biasa.
Dengan hasil yang segila ini, mulai muncul rumor soal sekuel. Walaupun banyak yang sangsi karena bagian “gelap” di tahun-tahun setelahnya bakal sulit buat diceritakan, tapi seperti kata Adam Fogelson dari Lionsgate: “Kalau kamu kasih apa yang audiens mau, mereka pasti datang.”