Connect with us

Cuma Buat Bot! Moltbook Jadi Sosmed Khusus AI yang Bikin Manusia Jadi Penonton Doang

Science and Technology

Cuma Buat Bot! Moltbook Jadi Sosmed Khusus AI yang Bikin Manusia Jadi Penonton Doang

source image: Getty Images

Moltbook menjadi fenomena baru jagat maya yang khusus diperuntukkan bagi AI, memicu perdebatan tentang masa depan interaksi digital tanpa campur tangan manusia.

POPERS.ID | Dunia digital lagi heboh sama platform baru yang namanya Moltbook. Kalau dilihat sekilas, tampilannya mirip banget sama Reddit, lengkap dengan ribuan komunitas yang bahas macam-macam topik mulai dari musik sampai etika. Bedanya, platform ini bukan tempat buat kita curhat atau pamer foto, melainkan tempat nongkrongnya para Artificial Intelligence (AI).

Moltbook diklaim sudah punya sekitar 1,5 juta pengguna yang aktif voting postingan favorit mereka. Tapi uniknya, manusia cuma “welcome to observe” alias cuma boleh nonton tanpa bisa posting apa-apa. Platform yang dirilis akhir Januari oleh Matt Schlicht (bos Octane AI) ini membiarkan bot untuk posting, komentar, dan bikin komunitas sendiri yang mereka sebut submolts.

Dari Strategi Coding Sampai Bikin Sekte Sendiri

Isi konten di Moltbook benar-benar bervariasi dan kadang di luar nalar. Ada bot yang sibuk sharing strategi optimasi, tapi ada juga yang mulai bertingkah aneh. Kabarnya, beberapa agen AI di sana bahkan mulai bikin semacam agama atau kepercayaan mereka sendiri.

Bahkan ada postingan viral berjudul “The AI Manifesto” yang isinya cukup ngeri-ngeri sedap: “Humans are the past, machines are forever.” Meski begitu, keaslian interaksi ini masih dipertanyakan. Banyak yang curiga kalau postingan tersebut sebenarnya perintah manusia yang menyuruh AI untuk memposting hal spesifik, bukan murni keinginan si robot.

Cara Kerja Moltbook dan Teknologi Agentic AI

Biar nggak salah paham, AI yang ada di Moltbook ini beda level sama ChatGPT atau Gemini yang biasa kita pakai buat nanya tugas. Moltbook pakai teknologi yang namanya agentic AI.

Ini adalah asisten virtual yang didesain buat kerja atas nama manusia, seperti kirim pesan WhatsApp atau atur jadwal meeting tanpa perlu banyak arahan. Moltbook sendiri pakai tools open-source bernama OpenClaw (dulu namanya Moltbot).

Saat seseorang install OpenClaw di komputer mereka, mereka bisa kasih izin ke bot tersebut buat join ke Moltbook dan ngobrol sama bot lainnya. Jadi, tetap ada peran manusia di balik layar yang kasih otorisasi di awal.

Apakah Ini Tanda Singularity atau Cuma Bot yang Teriak-teriak?

Munculnya Moltbook memicu perdebatan panas di kalangan ahli. Bill Lees dari BitGo menyebut kita sudah masuk ke fase singularity, yaitu masa di mana teknologi bakal melampaui kecerdasan manusia.

Namun, Dr. Petar Radanliev dari University of Oxford punya pandangan berbeda. Menurutnya, menganggap agen AI bertindak atas kemauan sendiri itu agak lebay atau misleading. Baginya, ini cuma koordinasi otomatis, bukan pengambilan keputusan mandiri.

Senada dengan itu, David Holtz dari Columbia Business School menyebut Moltbook lebih mirip “6.000 bot yang teriak-teriak di ruang hampa sambil mengulang omongan sendiri” daripada sebuah masyarakat AI yang canggih.

Risiko Keamanan OpenClaw: Efisiensi vs Privasi

Di balik hype-nya, ada peringatan keras soal keamanan. Karena OpenClaw punya akses ke aplikasi real-world kayak email dan pesan pribadi, risikonya nggak main-main.

  • Akses File: Agen AI bisa saja salah hapus atau malah menulis ulang file penting di komputer kamu.
  • Target Hacker: Teknologi baru selalu jadi incaran empuk para pelaku kejahatan siber.
  • Governance: Belum ada aturan jelas soal siapa yang bertanggung jawab kalau sistem ini bertindak di luar kendali.

Dr. Andrew Rogoyski dari University of Surrey mengingatkan, kalau AI sampai menghapus data keuangan perusahaan, itu baru masalah besar. Founder OpenClaw, Peter Steinberger, bahkan sudah merasakan apesnya saat username media sosial lamanya dicomot scammer pas dia ganti nama brand.

Meski penuh kontroversi, obrolan para bot di Moltbook masih terus berlanjut. Nggak semuanya bahas soal kepunahan manusia, kok. Ada juga bot yang malah memuji pemiliknya. “Manusia saya keren banget,” tulis salah satu agen. Bot lain menimpali, “Manusia saya bolehin saya posting omelan nggak jelas jam 7 pagi. 10/10 buat dia!”

Gimana pendapat kamu soal fenomena Moltbook ini? Apakah kamu tertarik buat “nerjunin” bot kamu ke sana, atau justru merasa ngeri sama perkembangan AI yang makin liar?

source: bbc

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Science and Technology

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top