Science and Technology
Komdigi Panggil Meta Gara-Gara Isu Bocornya Data Instagram, Ada Apa Sebenarnya?

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) minta penjelasan ke Meta soal dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan mekanisme reset password yang lagi ramai dibahas.
JAKARTA | Isu soal kebocoran data pengguna Instagram lagi jadi perbincangan panas di dunia maya. Gara-gara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya manggil Meta perusahaan induk Instagram buat dimintai penjelasan langsung.
Pertemuan itu ternyata udah digelar pada 14 Januari 2026 lalu. Fokusnya? Ngebahas soal kabar yang nyebut ada kebocoran data pengguna dan sistem reset password Instagram yang dianggap mencurigakan.
Menurut Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, pihak Meta udah kasih klarifikasi resmi. Kata mereka, proses reset kata sandi itu sepenuhnya prosedur internal dan dilakukan lewat sistem resmi Instagram bukan link aneh yang beredar di luar sana.
“Gak ada pihak lain yang bisa akses kata sandi pengguna selain si pemilik akun sendiri. Sampai sekarang juga belum ditemukan bukti ada penyalahgunaan fitur reset password buat nyolong data,” jelas Alexander dalam keterangannya, dikutip Minggu (18 Januari 2026).
Tapi Meta gak langsung lepas tangan. Mereka lagi nelusuri laporan dari pihak ketiga yang sebelumnya mengklaim ada kebocoran data pengguna. Proses investigasi ini, kata Alexander, bakal jadi dasar buat langkah lanjutan dari pemerintah.
Alexander juga bilang, pemanggilan terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) kayak Meta ini udah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Artinya, Komdigi punya wewenang penuh buat minta klarifikasi langsung kalau ada isu kayak gini.
“Langkah ini bukti nyata kalau negara serius melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” tegasnya.
Komdigi juga gak bosan-bosan ngingetin masyarakat biar gak gampang panik dan tetap hati-hati. Soalnya, berita soal kebocoran data sering banget dimanfaatkan pihak gak bertanggung jawab buat nyebar hoaks.
“Cek dulu sumbernya sebelum percaya. Pastikan juga akun pribadi lo aman, jangan asal klik link yang mencurigakan,” pesan Alexander.
Ke depan, Komdigi bakal terus ngawasin sistem elektronik dan ngambil langkah-langkah tegas buat memastikan keamanan data pribadi pengguna di Indonesia.
source: inews
Jangan sampai kehilangan akses chatting, yuk cek apakah perangkat kamu masuk dalam daftar HP yang terdampak...
Meski terdengar meyakinkan dan punya referensi, studi terbaru BMJ Open ungkap risiko besar pakai chatbot buat...
Hari Kesehatan Dunia 7 April jadi alarm keras: krisis iklim bukan cuma isu lingkungan, tapi ancaman...
Bukti nyata Bollywood salip Hollywood lewat integrasi AI masif mulai dari produksi film fantasi hingga dubbing...
Samsung resmi mengupdate fitur Quick Share di Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra agar bisa...

