JAKARTA, POPERS.ID — Dimas Supartono dikenal sebagai produser musik sekaligus putra almarhum musisi Tono Supartono. Kini, Dimas Supartono juga mulai merambah bisnis properti dengan mengembangkan perumahan Nuansa Indah Village di Sawangan, Depok.
Dimas Supartono memimpin pengembangan kawasan itu melalui PT Karya Perkasa Indonesia. Dari total lahan seluas 26 hektare, sekitar 7 hektare sudah dikembangkan. Saat ini, proyek berfokus pada Cluster Cinnamon.
Dimas Supartono mengatakan, peluang di kawasan Depok menjadi salah satu alasan dirinya terjun ke bisnis properti. Ia juga melihat kembali langkah pembebasan lahan yang telah dilakukan beberapa tahun lalu dengan harga yang dinilai cukup baik.
“Karena adanya kesempatan dan peluang yang baik di daerah Depok yang sedang saya kembangkan. Mengingat pembebasan tanah di beberapa tahun yang lalu dengan harga yang cukup baik,” ujar Dimas.
Dimas Supartono menjelaskan, Nuansa Indah Village bermula dari lahan yang ditawarkan pemilik sebelumnya kepada PT Karya Perkasa Indonesia. Pengembangannya dilakukan bertahap, dengan konsep perumahan asri yang menyasar konsumen kelas menengah di kawasan Sawangan dan sekitarnya.
Saat ini, Cluster Cinnamon memiliki sekitar 200 unit rumah di atas lahan seluas 3,5 hektare. Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas kolam renang dan danau. Dimas bersyukur pembangunan berjalan sesuai target dan menyebut pengembangan cluster berikutnya serta fasilitas umum masih disiapkan.
“Alhamdulillah, bisa mencapai target sesuai yang kita rencanakan. Target ke depannya mengembangkan cluster-cluster setelah ini, dan juga beberapa fasilitas umum yang masih dalam pengembangan,” tuturnya.
Terjun ke bidang baru tentu membawa tantangan. Dimas mengaku perlu mengatur waktu dan menyiapkan modal lebih besar, karena pembangunan rumah membutuhkan proses lebih panjang dibandingkan produksi musik.
“Ketika membuat musik bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan. Lain halnya dalam membuat rumah, perlu waktu yang lebih lama dan kesiapan modal yang cukup,” jelasnya.
Musik Tetap Jadi Passion
Di tengah kesibukan mengembangkan bisnis properti, Dimas tetap ingin berkarya di industri musik. Kecintaannya pada musik tumbuh sejak kecil, dari keluarga yang dekat dengan dunia tersebut. Ia juga memiliki studio musik dan terus mengikuti perkembangan industri untuk menyiapkan karya baru.
“Kalau properti ada beberapa peluang dan keuntungan yang bisa diraih, sedangkan musik adalah passion,” ungkapnya.
Pada 2024, Dimas merilis lagu “Jujur Saja” yang dinyanyikan Ira Batti. Kini, ia kembali menyiapkan single terbaru dan memberi sinyal bahwa lagu tersebut akan dirilis dalam waktu dekat.
“Tentu siap. Ditunggu ya, single-single berikutnya dalam waktu dekat ini akan rilis lagu berikutnya,” katanya.
Dengan bisnis properti yang terus dikembangkan dan karya musik baru yang sedang disiapkan, Dimas menjalani dua bidang yang sama-sama penting dalam perjalanan kariernya: properti sebagai peluang bisnis dan musik sebagai ruang untuk menyalurkan kreativitas.