Connect with us

Operasi SAR Berhenti, iNews Masih Berharap Yudistiro Selamat

NEWS UPDATE

Operasi SAR Berhenti, iNews Masih Berharap Yudistiro Selamat

Pemimpin Redaksi (Pemred) iNews, Aiman Witjaksono dan Gubernur Banten, Andra Soni. (Foto: Arif Julianto)

Pemred iNews Aiman Witjaksono menyampaikan terima kasih kepada tim SAR gabungan setelah operasi pencarian jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan korban lain dihentikan pada Kamis, 17 September 2026.

JAKARTA, POPERS.ID | mred) iNews, Aiman Witjaksono, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang selama 10 hari melakukan pencarian.

Aiman menyebut kerja para petugas dari berbagai unsur sangat berarti bagi iNews dan keluarga korban yang sampai sekarang masih berharap adanya keselamatan bagi seluruh korban.

“Tentu yang pertama, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kami, mewakili iNews terhadap para petugas pencari dari Basarnas, dari Lanal Banten, bahkan saya mendengar juga dari Basarnas di Lampung maupun Bengkulu juga ikut, kemudian TNI dan Polri, dan juga tentu dukungan sepenuhnya dari pemerintah Provinsi Banten,” kata Aiman.

Menurut Aiman, upaya pencarian yang dilakukan selama 10 hari menjadi hal yang sangat berarti bagi pihak iNews, khususnya bagi rekan-rekan jurnalis yang hingga kini masih diharapkan keselamatannya.

“Ini hal yang luar biasa bagi kami, hal yang sangat berarti bagi kami, bagi rekan kami jurnalis yang sampai saat ini kami masih mengharapkan keselamatan dari mereka semua,” imbuhnya.

iNews Tegaskan SOP Keselamatan Jurnalis

Di tengah proses pencarian tersebut, Aiman kembali menegaskan prinsip kerja redaksi iNews dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama ketika jurnalis mendapat penugasan di wilayah rawan bencana.

Dia mengatakan, setiap jurnalis yang ditugaskan tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan.

Aiman juga menegaskan bahwa iNews tidak memberikan penugasan yang melanggar aturan maupun ketentuan terkait mitigasi bencana.

“Kami juga selalu menekankan bahwa kami tidak pernah memberikan penugasan yang melanggar aturan dan ketentuan dari mitigasi bencana, apa pun itu karena kami punya prinsip tidak ada berita seharga nyawa, dan itu kami jaga betul,” tegasnya.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmen redaksi iNews dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk ketika peliputan dilakukan di wilayah yang memiliki risiko bencana.

Pencarian Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Temuan Baru

Meski operasi SAR resmi dihentikan, proses koordinasi tidak berhenti begitu saja.

Aiman mengatakan iNews akan terus berkoordinasi dengan Basarnas, Pemerintah Provinsi Banten, TNI, dan Polri terkait perkembangan situasi setelah operasi pencarian dihentikan.

Menurut dia, peluang dibukanya kembali operasi pencarian masih ada apabila nantinya ditemukan petunjuk atau temuan baru di lapangan.

“Ke depan kami terus berkoordinasi dengan petugas Basarnas, pemerintah Provinsi Banten, dan juga TNI-Polri yang ikut dalam proses pencarian. Meskipun sudah dihentikan hari ini, tetapi jika ada temuan baru, maka akan dibuka kembali,” jelas Aiman.

Keluarga Korban Tetap Didampingi

Selain mengikuti perkembangan pencarian, iNews juga memastikan keluarga korban tetap mendapatkan pendampingan.

Aiman menegaskan kondisi keluarga menjadi perhatian dan tidak boleh dilupakan setelah operasi SAR resmi dihentikan.

Pihak iNews akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban sekaligus memberikan pendampingan secara intensif.

“Kami berkoordinasi dengan para petugas, kami juga berkoordinasi dengan keluarga, karena keluarga tidak boleh dilupakan, keluarga tidak boleh ditinggalkan. Mereka harus juga tetap dilakukan pendampingan dan kami akan melakukannya,” pungkasnya.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in NEWS UPDATE

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top