Takut kecewakan publik hingga optimisme minim, Denny Sumargo blak-blakan ungkap perjuangan berat di balik layar film Baby Udon sebelum akhirnya siap tayang.
BOGOR, POPERS.ID | Film Baby Udon ternyata nyaris gagal menyapa penonton di bioskop. Di balik kisah haru yang diangkat dari kehidupan nyata Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh, Denny Sumargo mengaku sempat terpikir untuk membatalkan proyek ini karena merasa takut tidak mampu menyampaikan ceritanya secara maksimal.
Hal tersebut diungkapkan Denny saat peluncuran official trailer dan poster Baby Udon di XXI Senayan City, Jakarta. Sebagai produser sekaligus pemeran Hajime, ia sempat tertekan oleh tingginya ekspektasi publik terhadap adaptasi cerita nyata ini. Ia khawatir hasil akhirnya bakal mengecewakan pihak yang sudah memercayakan kisah tersebut padanya.
Dukungan Olivia Sumargo Jadi Penyelamat Proyek
(Foto: Eny Handayanih/popers.id)
Di tengah keraguan yang melanda, Olivia Sumargo hadir sebagai sosok kunci. Sang istri terus meyakinkan Denny bahwa pesan cinta dan perjuangan pasangan tersebut sangat layak dibagikan ke khalayak luas. Olivia juga sukses menggaet sutradara Fajar Bustomi dan penulis skenario Oka Aurora untuk bergabung. Fajar bahkan mengaku tersentuh hingga berkaca-kaca saat menyaksikan podcast kisah mereka.
Tantangan tak berhenti di situ. Sebagai proyek perdana Sumargo Films, Denny sempat ragu karena rumah produksi baru biasanya kesulitan menembus jaringan distribusi bioskop nasional. Beruntung, LYTO Pictures masuk untuk berkolaborasi. Proses panjang mulai dari pembentukan tim, casting terbuka, hingga persiapan produksi akhirnya memakan waktu hampir satu tahun.
(Foto: Eny Handayanih/popers.id)
Trailer Emosional dan Air Mata Fanny Kondoh
Trailer resmi yang diputar di hadapan media langsung menyajikan perjalanan emosional perjuangan IVF Fanny dan Hajime di tengah ujian penyakit kanker. Chemistry antara Caitlin Halderman sebagai Fanny dan Denny Sumargo sebagai Hajime sukses mencuri perhatian publik.
Momen haru makin terasa saat Fanny Kondoh hadir langsung bersama putranya, KazKaz. Ia tak sanggup menahan air mata saat menyaksikan potongan kisah hidupnya diproyeksikan ke layar lebar. Fanny mengaku melihat kembali sosok almarhum suaminya dalam akting Denny.
Digarap oleh Fajar Bustomi dan Oka Aurora, film produksi Sumargo Films bersama LYTO Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026, membawa pesan mendalam tentang cinta, pengorbanan, dan harapan. [EH]