International News

Anwar Ibrahim Warning Keras! Warga Israel Masuk Malaysia Bakal Langsung Dideportasi

Published on

Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia akan langsung mendeportasi setiap warga Israel di negaranya (Foto: Bernama)

PM Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan pemerintah tidak akan memberi toleransi kepada warga Israel yang masuk ke Malaysia. Penyelidikan masih berlangsung terkait dugaan keberadaan warga Israel di Johor.

BOGOR, POPERS.ID | Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim kembali menunjukkan sikap tegas soal hubungan negaranya dengan Israel. Ia memastikan setiap warga Israel yang ditemukan berada di wilayah Malaysia bakal langsung dideportasi.

Pernyataan itu muncul setelah mencuat laporan dugaan adanya seorang warga Israel yang tinggal di kawasan komunitas khusus warga asing di Negara Bagian Johor. Saat ini, pemerintah Malaysia masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Anwar mengatakan seluruh lembaga terkait sudah bergerak untuk menyelidiki kasus tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak akan memberikan kompromi apabila laporan itu terbukti benar.

“Jika kami menemukan warga Israel, kami akan segera mendeportasi mereka karena kami tidak mengakui Israel,” tegas Anwar.

Sikap itu sejalan dengan kebijakan Malaysia yang hingga kini memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Karena alasan tersebut, pemegang paspor Israel pada umumnya tidak diperbolehkan masuk ke Malaysia tanpa persetujuan khusus dari pemerintah.

Kasus ini bermula setelah Pemerintah Negara Bagian Johor meminta pemerintah federal melalui Kementerian Dalam Negeri menyelidiki dugaan keberadaan warga Israel yang dikaitkan dengan Network School, sebuah komunitas startup yang berbasis di Johor. Permintaan itu langsung ditindaklanjuti dengan investigasi oleh otoritas terkait.

Di sisi lain, Departemen Imigrasi Malaysia juga melakukan pemeriksaan terhadap komunitas internasional di kawasan Forest City.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 266 warga negara asing yang diperiksa memiliki dokumen keimigrasian yang sah. Meski begitu, penyelidikan mengenai dugaan keberadaan warga Israel tetap berjalan secara terpisah oleh instansi yang berwenang.

Pernyataan Anwar Ibrahim sekaligus menegaskan kembali posisi resmi Malaysia yang tidak mengakui Israel dan tetap mempertahankan kebijakan tersebut. Pemerintah memastikan akan mengambil tindakan sesuai aturan apabila ditemukan adanya warga Israel yang berada di wilayah Malaysia.

source: inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version