Dunia gaib ketemu tugas akhir, film horor-komedi Dukun Magang tawarkan premis absurd yang fresh banget di bioskop Indonesia.
BOGOR, POPERS.ID | Stuck sama tugas akhir sampai stres itu biasa, tapi gimana kalau lo terpaksa magang jadi dukun demi lulus kuliah? Plot twist super nyeleneh ini yang jadi modal utama film horor-komedi terbaru berjudul Dukun Magang. Di tengah gempuran film horor lokal yang isinya rumah angker atau kutukan keluarga, film ini datang membawa vibe yang beda total.
Ceritanya fokus ke Raka (Jefan Nathanio), mahasiswa skeptis yang super logis tapi terpaksa terjun ke dunia mistis buat urusan akademik. Eksekutif Produser Denny Januar mengaku langsung kepincut sejak baca draft awal karena idenya yang segar dan bikin penasaran. Sutradara Chiska Doppert sengaja pakai pendekatan ringan dan kasih ruang improvisasi buat para pemain, makanya joke yang keluar terasa natural banget.
(Foto: EH/popers.id)
Chemistry Jefan Nathanio bareng Hana Saraswati sukses bikin filmnya tetap hidup. Uniknya lagi, film ini ngenalin mitologi baru lewat tingkatan kuntilanak berdasarkan warna, dari putih, merah, sampai hitam sebagai level tertinggi. Sayangnya, beberapa konflik dan adegan emosional terasa agak bermain aman, seolah potensinya sengaja disimpan buat proyek masa depan.
Secara visual, grading warna film ini cukup smooth bertransisi dari warm tone pas komedi ke nuansa gelap pas horor, didukung sinematografi yang konsisten. Meski visual dan eksplorasi kameranya kadang masih konvensional, Dukun Magang tetap jadi tontonan yang menghibur. Daripada tegang ketakutan, lo bakal dibuat heran sambil mikir, kok bisa-bisanya ada skripsi yang magangnya jadi dukun? [EH]