Nissan resmi spill desain Juke EV yang makin bold dan quirky, siap jadi jagoan baru di pasar Eropa tahun 2027.
BOGOR, POPERS.ID | Bicara soal mobil yang desainnya “love it or hate it”, Nissan Juke pasti masuk daftar teratas. Kabar baiknya, Nissan baru saja pamer bocoran generasi ketiga Juke yang bakal bertransformasi jadi full electric vehicle (EV). Menariknya, mereka nggak main aman. Alih-alih bikin desain yang membosankan demi efisiensi, Nissan justru tetap mempertahankan identitas Juke yang bold, sedikit aneh, tapi tetap ikonik.
Bukan Sekadar Eksperimen Sampingan
Nissan Juke EV Nissan
Langkah ini adalah bagian besar dari strategi elektrifikasi Nissan di Eropa. Dipimpin langsung di bawah arahan CEO Ivan Espinosa, Juke EV bakal jadi pilar penting dalam rencana restrukturisasi perusahaan. Mobil ini nggak akan sendirian, karena ia bakal diproduksi di pabrik Sunderland, Inggris, barengan sama suksesor Nissan Leaf.
Beberapa poin penting soal transisi Juke ke dunia setrum:
Platform CMF-EV: Juke EV akan dibangun di atas platform khusus mobil listrik hasil aliansi Nissan.
Made in UK: Produksi massal dipastikan tetap berada di pabrik Sunderland.
Target 2027: Kamu harus sedikit bersabar karena jadwal peluncurannya baru direncanakan setahun setelah 2026.
Kenapa Desainnya Penting?
Nissan Juke EV Nissan
Banyak mobil listrik di pasar sekarang punya tampilan yang terlalu “halus” atau seragam demi mengejar aerodinamika. Tapi Juke tetap pada jalurnya: dramatis dan mischievous. Nissan tampaknya paham kalau orang beli Juke karena mereka ingin tampil beda, bukan sekadar butuh crossover yang “aman” secara visual.
Sejauh ini, Nissan memang belum merilis spesifikasi teknis lengkap, daya jelajah baterai, maupun harganya. Namun, langkah awal ini menunjukkan kalau Nissan nggak cuma sekadar ganti mesin ke baterai, tapi tetap menjaga soul Juke yang berani tampil beda.