Sports News

Man City Juara Carabao Cup, Tapi Gelar Liga Inggris Masih Milik Arsenal?

Published on

Manchester City juara Carabao Cup usai menaklukkan Arsenal 2-0 pada final di Wembley, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (Foto: X Man City)

Manchester City kalahkan Arsenal 2-0 di final Carabao Cup 2026. Pep Guardiola tetap realistis, peluang kejar gelar Liga Inggris masih berat.

BOGOR, POPERS.ID | Manchester City akhirnya angkat trofi Carabao Cup musim 2025-2026 usai menang 2-0 atas Arsenal di Wembley Stadium, Minggu (22/3/2026) malam WIB.

Dua gol dari Nico O’Reilly di babak kedua jadi pembeda. Kemenangan ini terasa penting buat City setelah performa mereka sempat naik-turun di beberapa laga terakhir.

Tapi, di balik euforia juara, Pep Guardiola langsung kasih reality check. Menurutnya, trofi ini nggak otomatis bikin peluang juara Liga Inggris jadi terbuka lebar.

City saat ini masih tertinggal sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League. Jarak itu jelas bukan hal kecil, apalagi musim sudah masuk fase krusial.

Guardiola bahkan terang-terangan bilang posisi Arsenal jauh lebih nyaman.

“Saya ingin punya keunggulan sembilan poin dari Arsenal,” ujarnya.

Ia juga mengakui, timnya sempat kesulitan menghadapi Arsenal sebelum akhirnya menemukan momentum di babak kedua. Guardiola menilai Arsenal masih jadi tim paling konsisten musim ini.

“Kemenangan ini tidak akan berdampak. Ini kompetisi yang berbeda,” tegasnya.

Liga Inggris Masih di Tangan Arsenal

Meski City masih punya satu laga lebih banyak dan akan menghadapi Arsenal di Etihad bulan depan, Guardiola tetap realistis. Ia menilai The Gunners kemungkinan akan bermain lebih aman.

“Liga Inggris ada di tangan mereka,” katanya.

Artinya, nasib juara bukan cuma ditentukan City, tapi juga tergantung apakah Arsenal terpeleset atau tidak.

Arteta Disorot, Arsenal Diminta Bangkit

Di sisi lain, kekalahan ini jadi pukulan buat Arsenal yang gagal mengakhiri puasa gelar selama enam tahun.

Keputusan Mikel Arteta memainkan Kepa Arrizabalaga menggantikan David Raya jadi sorotan. Kepa dianggap kurang sigap saat mengantisipasi momen gol pertama City.

Selain itu, pendekatan taktik yang terlalu hati-hati juga dinilai bikin Arsenal kurang menggigit di laga besar.

Meski begitu, Arteta nggak mau timnya larut dalam kekalahan.

“Kami akan menggunakan kekecewaan ini untuk menjalani dua bulan terbaik,” kata Arteta.

Ia optimistis Arsenal bisa bangkit, seperti yang sudah mereka lakukan di momen sulit sebelumnya.

Trofi Jadi Momentum, Tapi Belum Cukup

Buat City, gelar ini bisa jadi turning point setelah musim lalu tanpa trofi. Guardiola melihat skuad mudanya punya potensi besar, meski belum sepenuhnya matang.

“Kami jauh lebih baik dibanding musim lalu, tapi belum jadi tim yang seharusnya,” ucapnya.

Kesimpulannya, Carabao Cup boleh jadi milik City. Tapi untuk Liga Inggris, Arsenal masih pegang kendali. Pertarungan belum selesai, tapi arah angin masih condong ke London Utara.

source article: inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version