National News

TNI Tahan 4 Prajurit BAIS, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Published on

TNI menahan 4 prajurit yang diduga terlibat kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus (foto: iNews)

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mulai terkuak. Empat prajurit TNI dari BAIS kini diamankan dan masih diperiksa intensif.

BOGOR, POPERS.ID | Kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS, Andrie Yunus, mulai menemukan titik terang. Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini menahan empat prajurit yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, mengungkapkan bahwa keempat prajurit itu berasal dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Mereka sudah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Empat prajurit yang diperiksa masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka berasal dari dua matra, yaitu Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Puspom TNI masih mendalami motif di balik serangan ini, termasuk peran masing-masing prajurit. Proses hukum masih berjalan, dan TNI menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum menetapkan status tersangka.

Kasus ini bermula saat Andrie Yunus diserang oleh dua orang tak dikenal usai melakukan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Podcast tersebut mengangkat topik soal remiliterisme dan judicial review di Indonesia.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Luka bakar tercatat mencapai 24 persen, dengan area terdampak meliputi wajah, mata, dada, serta kedua tangan.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan. Publik menunggu transparansi dan kejelasan dari proses hukum yang sedang dilakukan TNI dalam mengusut kasus ini.

source article: inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version