Connect with us

Bos Intelijen AS Cabut: Tolak Perang Iran, Singgung Tekanan Israel

International News

Bos Intelijen AS Cabut: Tolak Perang Iran, Singgung Tekanan Israel

Pejabat intelijen senior Amerika Serikat Joe Kent mengundurkan diri, Selasa (17/3), terkait perang melawan Iran (Foto: AP)

Joe Kent mundur dari jabatan Direktur Kontraterorisme AS karena tak setuju perang Iran. Pernyataannya memicu polemik soal alasan sebenarnya di balik serangan AS.

BOGOR, POPERS.ID | Keputusan mengejutkan datang dari lingkaran intelijen Amerika Serikat. Pejabat senior, Joe Kent, resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional, Selasa (17/3/2026).

Dalam pernyataan yang ia unggah di platform X, Kent bilang keputusan itu diambil setelah pertimbangan panjang. Ia menegaskan tidak bisa mendukung perang yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Kent secara blak-blakan menyebut perang tersebut tidak punya dasar ancaman langsung. Menurutnya, Iran tidak membahayakan Amerika secara langsung. Ia juga menyinggung adanya tekanan dari Israel dan kuatnya lobi politik di AS sebagai faktor di balik konflik ini.

Pernyataan itu langsung kontras dengan sikap pemerintah. Presiden Donald Trump sebelumnya menyebut Iran sebagai ancaman nyata bagi keamanan AS. Pemerintah juga mengklaim serangan militer sejak 28 Februari dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Namun, narasi itu justru berbenturan dengan laporan internal. Pentagon dalam briefing ke Kongres disebut menyampaikan bahwa Iran tidak berencana menyerang, kecuali jika lebih dulu diserang.

Di sisi lain, alasan yang disampaikan Trump terkait serangan ke Iran juga dinilai berubah-ubah. Mulai dari melindungi demonstran anti-pemerintah, mencegah pengembangan senjata nuklir, hingga upaya mengganti rezim yang dianggap mendukung terorisme.

Situasi makin panas setelah Trump menyerukan langsung kepada rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka.

Sampai saat ini, Office of the Director of National Intelligence belum memberikan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Kent.

Kasus ini membuka babak baru dalam polemik perang Iran. Bukan cuma soal geopolitik, tapi juga perpecahan di dalam tubuh intelijen AS sendiri.

source article: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top