Economic & Business

THR Aman! Tarif Listrik Lebaran 2026 Fix Gak Jadi Naik

Published on

(Foto Ilustrasi: AI)

Pemerintah resmi menahan harga tarif listrik PLN untuk periode April hingga Juni 2026 demi menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli warga menjelang Lebaran.

BOGOR, POPERS.ID | Kabar baik buat kita semua yang lagi siap-siap menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja kasih statement resmi kalau tarif tenaga listrik untuk Triwulan II (periode April sampai Juni) tahun 2026 dipastikan tetap alias tidak naik.

Kebijakan ini diambil pemerintah supaya daya beli kita tetap terjaga, apalagi pas momen Ramadan dan Lebaran biasanya kebutuhan lagi tinggi-tingginya. Jadi, kamu nggak perlu overthinking soal tagihan listrik yang bakal bengkak mendadak.

Pertimbangan Ekonomi dan Stabilitas Warga

Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan kalau keputusan ini sudah lewat perhitungan matang. Meskipun secara rumus ekonomi ada potensi buat berubah, pemerintah memilih untuk tetap menahan tarif demi mendukung kondisi ekonomi masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap,” ujar Tri dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).

Penetapan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Biasanya, tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi dievaluasi tiap tiga bulan sekali. Evaluasi itu melihat empat indikator utama:

  • Nilai tukar rupiah (Kurs).
  • Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP).
  • Angka inflasi.
  • Harga Batubara Acuan (HBA).

Data Makro Dibalik Tarif Tetap

Untuk periode April-Juni 2026 ini, pemerintah pakai data realisasi ekonomi dari bulan November 2025 sampai Januari 2026. Angkanya adalah kurs Rp16.743,46 per USD, ICP sebesar USD62,78 per barel, inflasi di angka 0,22 persen, dan HBA sebesar USD70 per ton.

Walaupun indikator global cukup dinamis, pemerintah merasa stabilitas ekonomi nasional dan daya saing industri jauh lebih penting untuk diprioritaskan saat ini.

Berlaku untuk Semua Golongan

Kabar ini nggak cuma buat pelanggan non-subsidi saja. Kamu yang masuk dalam 25 golongan pelanggan bersubsidi juga dipastikan tidak akan merasakan kenaikan tarif.

Sambil menjaga harga tetap stabil, Kementerian ESDM juga minta PLN buat terus siaga menjaga pasokan listrik supaya nggak ada gangguan selama hari raya. Di sisi lain, kita sebagai konsumen juga diingatkan untuk tetap bijak dan efisien dalam menggunakan listrik di rumah.

source article: cnbcindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version