(ki-ka) Prof. Dr. H. Suyitno, M. Ag (Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI), Seema Malhotra MP (UK Minister) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. (Menteri Agama RI), Summer Xia (Country Director Indonesia and Director Southeast Asia, British Council), Dominic Jermey CVO, OBE (Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste). ( Photo credit: British Council)
Kolaborasi pertama Kementerian Agama RI dan British Council resmi diluncurkan untuk upgrade kemampuan guru Bahasa Inggris madrasah se-Indonesia. Program 8 minggu ini siap bikin pembelajaran bahasa Inggris lebih aktif, modern, dan global.
POPERS.ID | Buat kamu yang kepo sama dunia pendidikan madrasah, ada kabar besar nih. Untuk pertama kalinya Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) berkolaborasi dengan British Council untuk lift up kompetensi guru Bahasa Inggris di madrasah seluruh Indonesia. Inisiatif ini bukan sekadar formalitas tapi langkah nyata memperkuat kualitas pengajar Bahasa Inggris agar lebih siap menghadapi tantangan pendidikan global.
Kerja sama ini secara resmi dimulai sejak penandatanganan Nota Kesepahaman pada November 2025, dan puncaknya ditandai dengan lokakarya tatap muka di Kemenag, Jakarta, pada akhir Februari 2026 setelah program inti berlangsung selama 8 minggu.
Kenapa Ini Penting Buat Madrasah?
Indonesia punya 41.833 guru madrasah yang tersebar dari Aceh sampai Papua. Untuk menjawab tantangan zaman, kemampuan Bahasa Inggris jadi kompetensi utama. Bukan hanya soal grammar atau vocabulary, tapi gimana guru bisa membuka akses siswa ke kampus internasional, network global, dan peluang yang lebih luas.
Kalau guru makin jago, otomatis proses belajar-mengajar juga lebih menarik, relevan, dan sesuai kebutuhan dunia yang makin global.
Apa Sih Isi Programnya?
Kolaborasi Kemenag dan British Council ini dimulai dengan pemetaan kompetensi dulu:
Apa kekuatan dan kelemahan guru dalam Bahasa Inggris?
Seberapa bagus mereka mengajar secara pedagogis?
Setelah itu, barulah masuk ke fase inti: Continuing Professional Development (CPD) pelatihan yang dirancang buat bantu guru level up skill mereka. Pelatihan ini pakai format daring dan tatap muka, plus sesi mingguan yang dipandu e-moderator dan instruktur British Council.
Summer Xia (Country Director Indonesia and Director Southeast Asia, British Council). ( Photo credit: British Council)
Menurut Summer Xia (Country Director Indonesia & Director Southeast Asia, British Council), pelatihan ini sudah berhasil graduate613 guru dari hampir seluruh provinsi Indonesia. Format pelatihan yang fleksibel bikin guru di daerah pun bisa ikut tanpa ribet.
Perubahan di Kelas? Sudah Terlihat!
( Photo credit: British Council)
Program ini bukan sekadar teori. Dampaknya mulai kelihatan langsung di kelas. Banyak guru yang:
Mengubah gaya mengajar jadi lebih student-centered,
Bikin suasana kelas jadi lebih interaktif,
Dan yang paling seru, percaya diri pakai Bahasa Inggris makin naik.
Ni’Matus Zahroh, guru Bahasa Inggris dari MTsN 15 Jombang, bercerita kalau program ini membuka ruang baru buat dia dan kolega:
“Kesempatan pengembangan diri bagi pendidik di madrasah belum banyak. Tapi lewat program ini, aku bisa ajarin Bahasa Inggris yang fun dan inspiratif buat murid-muridku.”
Ini Baru Awal: Expand Lebih Luas Lagi
Walaupun baru ratusan guru yang ikut, model pelatihannya dirancang supaya bisa di-scale up ke level nasional. Nanti harapannya:
Pelatihan bisa diikuti lebih banyak guru,
Terbentuk komunitas belajar profesional antar guru madrasah,
Dan akhirnya punya impact sistemik yang tahan lama.
Summer Xia bilang kalau kolaborasi ini bukan sekadar proyek jangka pendek. British Council komit banget buat:
Memperkuat kapasitas pengajar,
Bantu transfer ilmu yang efektif,
Dan pastinya sustainable buat jangka panjang.
Tentang British Council
Buat yang belum familiar, British Council adalah organisasi internasional dari Inggris yang fokus di hubungan budaya, pendidikan, dan Bahasa Inggris. Organisasi ini kerja di lebih dari 200 negara, dan sepanjang 2024–2025 mereka udah menjangkau 600 juta orang lewat program–programnya.
Upgrade Skill Guru = Menuju Pendidikan Madrasah yang Lebih Global
Kolaborasi pertama antara Kemenag dan British Council ini jadi milestone penting dalam pendidikan madrasah Indonesia. Dengan fokus pada penguatan kompetensi Bahasa Inggris guru, bukan gak mungkin ini jadi gerbang buat anak-anak madrasah makin percaya diri bersaing di tingkat global.
Biar gak ketinggalan info menarik soal dunia pendidikan dan kolaborasi keren lainnya, stay tuned terus di POPERS.ID! [popred]