National News
spill Tipis-tipis! Segini Estimasi Dana LPDP yang Mesti Dibalikin Suami Dwi Sasetyaningtyas

Heboh di medsos, estimasi dana beasiswa LPDP suami Dwi Sasetyaningtyas tembus miliaran Rupiah plus bunga. Simak rincian biayanya di sini.
JAKARTA | Kasus paspor British Citizen anak Dwi Sasetyaningtyas ternyata punya buntut panjang yang makin serius. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sudah memberikan lampu hijau bagi LPDP untuk menagih seluruh dana beasiswa yang pernah diterima oleh suami Dwi, Arya Iwantoro.
Kebijakan ini diambil karena adanya kewajiban bagi setiap awardee untuk mengabdi di tanah air setelah menyelesaikan studi. Purbaya menegaskan bahwa proses pengembalian ini nggak cuma soal nominal pokok, tapi juga mencakup bunga yang terus berjalan.
Arya Iwantoro diketahui menempuh pendidikan di Utrecht University, Belanda. Ia mengambil program Master (S2) pada periode 2014-2016 dan langsung lanjut ke jenjang PhD (S3) dari tahun 2017 sampai 2022.
Berdasarkan hitung-hitungan kasar yang di-spill oleh influencer Bima Yudho via akun Instagram @awbimax, total dana yang dikucurkan negara untuk membiayai studi Arya sangat fantastis. Dengan asumsi kurs Euro berada di angka Rp19.821, total dana pokok diperkirakan mencapai €182.585 atau sekitar Rp3,6 miliar.
Berikut adalah breakdown estimasi dana pokok tersebut:
Angka Rp3,6 miliar di atas sebenarnya masih dalam kategori “estimasi minimal”. Pasalnya, nominal itu baru menghitung kebutuhan personal Arya selama studi, belum memasukkan komponen tunjangan untuk istri dan anak-anaknya jika ada selama di sana.
Hal yang bikin tagihan ini makin membengkak adalah variabel bunga. Menkeu Purbaya menyebutkan bahwa pihak Kemenkeu tengah menghitung besaran bunga yang dikenakan karena status beasiswanya yang sudah selesai sejak lama. Artinya, angka final yang harus masuk kembali ke kas negara diprediksi bakal jauh melampaui Rp3,6 miliar.
Meski rincian biaya ini sudah viral di media sosial, pihak LPDP sendiri masih melakukan audit internal untuk menentukan angka pasti yang wajib dibayarkan. Komponen yang akan dihitung mencakup seluruh dana pendidikan, biaya hidup, hingga dana pendukung lainnya yang sudah diterima selama bertahun-tahun di Belanda.
Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak keluarga terkait kewajiban ini. Masalah ini menjadi pengingat keras bagi para pejuang beasiswa lainnya bahwa ada tanggung jawab besar di balik dana pendidikan yang berasal dari pajak masyarakat Indonesia.
source: inews
Sistem transportasi publik Jakarta makin dilirik dunia. Versi Time Out 2025, Jakarta masuk daftar kota dengan...
Jumlah WNI yang tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotilla 2.0 dan ditangkap militer Israel terus bertambah....
Wamendagri Akhmad Wiyagus menyoroti 11 kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang 2025-2026. Pemerintah dorong pendidikan...
Kekalahan Persipura dari Adhyaksa FC bikin suporter ricuh. Fasilitas stadion dirusak sampai aksi bakar ban pecah...
Kemenag bakal menggelar sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026. Hasil sidang...

