National News

Purbaya Tegas: Penerima LPDP yang Hina RI Bakal Masuk Daftar Hitam Pemerintah!

Published on

Purbaya Blacklist Penerima LPDP Hina RI: “Uang Negara Bukan Buat Hina Indonesia”

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bakal blacklist penerima beasiswa LPDP yang menghina Indonesia. Dana negara bukan buat orang yang nggak menghargai tanah air.

JAKARTA | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat suara soal drama viral penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dianggap menghina Indonesia lewat konten “bangga anak jadi WNA”.
Tanpa basa-basi, Purbaya bilang pihaknya bakal mem-blacklist siapa pun penerima LPDP yang terbukti menghina negara, bahkan dilarang total untuk masuk ke pemerintahan.

“Saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan, dan enggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri,” tegas Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari, Senin (23/2).

Dana LPDP Itu dari Pajak dan Utang Negara, Bro!

Purbaya nggak asal ngomong. Ia mengingatkan bahwa dana LPDP yang selama ini membiayai kuliah ribuan anak muda di dalam dan luar negeri berasal dari pajak masyarakat dan sebagian dari utang negara.

Tujuannya jelas: buat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Kalau enggak senang, ya enggak senang, tapi jangan hina-hina negara lah. Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ujarnya.

Jadi, menurut dia, orang yang udah dikasih kesempatan belajar pakai uang rakyat tapi malah ngomong buruk soal Indonesia, ya harus tanggung jawab.

Kalau Ketahuan Hina Negara, Harus Balikin Uang Plus Bunganya

Nggak cuma blacklist, Purbaya juga memastikan kalau ada penerima LPDP yang ketahuan menghina negara, maka semua dana beasiswa yang pernah dipakai wajib dikembalikan.
Bahkan, kata dia, bukan cuma nominal pokoknya, tapi harus dikembalikan lengkap sama bunganya.

“Kalau dipakai untuk hina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya,” tegasnya.

Langkah itu, katanya, udah sesuai dengan aturan resmi yang berlaku di LPDP. Jadi bukan emosi semata, tapi bagian dari penegakan regulasi yang sah.

Kasus Viral DS dan Suami: LPDP Minta Tanggung Jawab

Pernyataan Purbaya ini nyambung sama kasus yang baru-baru ini viral, yaitu soal penerima beasiswa LPDP berinisial DS yang bikin heboh lewat konten “bangga anaknya jadi warga negara asing (WNA)”.
Kasus itu langsung jadi bahan omongan warganet karena dianggap nggak menghargai Indonesia padahal kuliahnya dibiayai negara.

Purbaya bilang pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama LPDP untuk minta pertanggungjawaban DS sesuai regulasi.

“Kami akan menegakkan aturan yang ada di LPDP sehingga yang bersangkutan menyelesaikan tanggung jawabnya,” ucapnya.

Sudah Ngaku dan Siap Balikin Dana LPDP

Menariknya, Purbaya juga menyebut kalau Dirut LPDP sudah ngobrol langsung dengan DS dan suaminya, dan dari hasil pembicaraan itu, mereka disebut sudah setuju untuk mengembalikan dana beasiswa yang pernah mereka pakai termasuk bunganya.

“Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan yang bersangkutan dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP, nilainya termasuk bunganya. Kan saya juga taruh uang di bank ada bunganya,” ujar Purbaya santai.

Penerima Beasiswa Sudah Minta Maaf di Media Sosial

Sebelumnya, akun @sasetyaningtyas yang diduga milik DS sudah menyampaikan permohonan maaf terbuka di media sosial setelah unggahannya viral.

Dalam pernyataannya, ia mengaku menyesal dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merasa tersinggung.

“Saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” tulisnya.

Kesimpulan: LPDP Bukan Buat Main-main

Kasus ini jadi pengingat keras buat semua penerima beasiswa LPDP dan anak muda Indonesia lainnya.
Purbaya menegaskan bahwa dana pendidikan yang dikelola pemerintah bukan cuma angka di rekening, tapi bentuk kepercayaan negara terhadap generasi muda.

Kalau udah dikasih kesempatan tapi malah nyerang negaranya sendiri, jangan kaget kalau akhirnya kena blacklist dan disuruh balikin uang.

source: cnnindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version