Entertainment

Billie Eilish Kena Rujak Netizen Gegara Pidato “Tanah Curian” di Grammy 2026

Published on

Billie Eilish dinilai melakukan blunder setelah berpidato menyinggung sejarah Amerika Serikat soal penindasan dan perebutan tanah dari warga suku Indian. (source image: Rolling Stones/ANGELA WEISS/AFP via Getty Images)

Billie Eilish kena semprot netizen setelah pidato “Stolen Land” di Grammy 2026. Niatnya bela imigran dan suku asli, tapi malah dianggap blunder gara-gara koleksi properti mewahnya.

BOGOR, POPERS.ID | Momen kemenangan Billie Eilish di Grammy Awards 2026 mendadak jadi perbincangan panas. Bukan cuma soal prestasinya meraih Song of the Year lewat lagu hits “Wildflower”, tapi karena pidato politiknya yang dinilai kurang pas oleh netizen. Billie dianggap melakukan blunder besar setelah menyinggung soal sejarah penindasan dan kepemilikan tanah di Amerika Serikat.

Kejadian ini bermula saat Billie naik ke podium di Crypto.com Arena, Los Angeles, pada Minggu malam waktu setempat. Di tengah euforia kemenangan, penyanyi berusia 24 tahun ini memberikan pernyataan yang cukup berani mengenai status tanah di Amerika.

“Aku merasa sangat terhormat setiap kali berada di ruangan ini. Sebersyukur apa pun perasaanku, jujur saja aku merasa tidak perlu mengatakan apa pun selain bahwa tidak ada seorang pun yang ilegal di tanah curian,” ujar Billie Eilish dalam pidatonya.

Niat Keren Tapi Malah Jadi Boomerang

Kalimat “tidak ada orang ilegal di tanah curian” ini sebenarnya merujuk pada sejarah Amerika Serikat yang dibangun di atas tanah suku asli (Native American). Namun, pernyataan tersebut justru memancing komentar pedas dari warganet. Banyak yang menilai Billie hipokrit atau munafik karena dia sendiri memiliki aset properti yang sangat mewah.

Netizen mulai membandingkan idealisme Billie dengan gaya hidupnya yang high-class. Beberapa orang bahkan berkomentar bahwa jika Billie merasa tanah itu “dicuri”, maka dia harus rela memberikan kunci rumahnya kepada warga yang membutuhkan.

“Bagaimana kalau kita semua datang ke rumah mewahnya dan bilang kita mau tinggal di sana sekarang? Itu tanah curian, kan? Dia tidak memilikinya,” tulis salah satu netizen yang viral di media sosial.

Kritik juga datang dari tokoh publik. YouTuber dan komentator politik Brandon Tatum ikut menyindir gaya hidup Billie. Menurutnya, Billie bicara soal keadilan tanah sambil bersantai di “benteng” Hollywood Hills dengan pengawal bersenjata. Jika memang konsisten, Tatum menyarankan Billie menyerahkan rumahnya kepada suku asli atau keluarga migran.

Koleksi Properti Mewah yang Jadi Sorotan

Isu ini semakin memanas saat orang-orang mulai mengulik kekayaan properti milik keluarga Eilish. Berdasarkan laporan New York Post, Billie sudah membeli peternakan kuda senilai US$2,3 juta (sekitar Rp36 miliar) di Glendale, California, saat dia baru berumur 17 tahun. Properti itu dulunya milik penyanyi Leona Lewis.

Abangnya, Finneas O’Connell, juga punya jejak properti yang mentereng. Finneas tercatat pernah menjual rumah pantai di Malibu seharga US$5,66 juta pada tahun 2022. Selain itu, dia memiliki rumah bergaya Kolonial Spanyol di Los Feliz dan bahkan membeli rumah di sebelahnya untuk membangun kompleks pribadi yang tertutup.

Jurnalis Inggris, Julia Hartley-Brewer, menyebut aksi Billie ini hanya “akting selebriti” yang tidak akan pernah direalisasikan dalam tindakan nyata.

Di Balik Pin “ICE Out” dan Tragedi Alex Pretti

Meski banjir kritik, aksi Billie di panggung Grammy sebenarnya punya latar belakang yang kelam. Sebelum pidato tersebut, Billie tertangkap kamera mengenakan pin bertuliskan “ICE Out” saat berjalan di red carpet.

Gerakan ini merupakan bentuk solidaritas dari para musisi dunia, termasuk Justin Bieber, Kehlani, hingga Justin Vernon. Mereka memprotes keras kebijakan imigrasi Amerika Serikat setelah terjadi tragedi berdarah pada 24 Januari lalu.

Operasi yang dilakukan oleh petugas imigrasi (ICE) berujung pada kekerasan yang menewaskan beberapa orang. Salah satu kasus yang paling bikin publik marah adalah penembakan Alex Pretti (37), seorang perawat ICU yang tewas di tangan agen federal. Insiden tragis ini terekam jelas dalam video dan memicu gelombang protes besar-besaran di kalangan artis Hollywood.

Hingga saat ini, pihak Billie Eilish belum memberikan komentar tambahan terkait reaksi negatif netizen atas pidatonya tersebut.

Gimana menurut kamu, Billie Eilish beneran blunder atau netizennya aja yang terlalu sensitif?

source: cnnindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version