Komisi Perjudian Inggris sebut iklan judi online ilegal makin marak di Facebook & Instagram. Meta ditagih tanggung jawab. Ini cara kita tetap aman dari jeratan judol saat scrolling.
JAKARTA | Tahu nggak sih, aktivitas scroll-scroll timeline Facebook atau Instagram ternyata bisa bikin kita kepergok jerat judi online (judol)? Bukan cuma iklan shopee atau skincare, tapi iklan judi ilegal ternyata makin banyak muncul. Parahnya, platform kayak Meta (induk Facebook & IG) dituding pura-pura nggak lihat!
Komisi Perjudian Inggris (Gambling Commission) baru aja buka suara. Mereka nyebut Meta tutup mata sama maraknya iklan judol ilegal yang bertebaran di feed kita. Iklan-iklan itu bahkan datang dari situs judi yang nggak terdaftar di program “GamStop”. GamStop itu loh, program self-exclusion buat blokir akses ke situs judi legal di Inggris.
“Kalau Kami Bisa Temukan, Meta Juga Bisa!”
Direktur Eksekutif Komisi Perjudian Inggris, Tim Miller, geram. Dia bilang, klaim Meta yang bilang “baru tahu ada iklan ilegal kalau udah diaduin” itu nggak bener. Soalnya, di dalam library iklan Meta sendiri, udah jelas ada pengiklan yang ngasih tau kalau situs mereka “Tidak terdaftar di GamStop”.
“Ya jelas, kalau kami aja bisa menemukannya, Meta yang punya platformnya pasti juga bisa menemukan,” kata Miller, seperti dikutip Reuters. “Mereka cuma milih buat pura-pura nggak lihat aja,” tambahnya.
Intinya, risiko buat kita sebagai user tuh besar. Iklan-iklan itu sering nyamar jadi game seru atau tawaran quick money. Kalau nggak hati-hati, iseng klik, bisa-bisa keterusan dan terjebak judol. Awalnya cuma scroll-scroll santai, eh ujung-ujungnya bisa nagih.
Foto: Ilustrasi Judi Online. (Foto ilustrasi: AI)
Meta Bela Diri: “Kami Punya Kebijakan Ketat!”
Ditanya soal tudingan ini, Meta langsung angkat bicara. Lewat juru bicaranya, mereka bilang punya kebijakan periklanan yang ketat dan bakal hapus iklan yang melanggar. Meta juga klaim lagi kerja sama sama Komisi Perjudian Inggris buat tingkatkan alat deteksi iklan ilegal mereka.
“Kami bekerja sama dengan Komisi buat identifikasi dan hapus semua iklan yang melanggar. Kami juga pake info dari mereka buat ningkatin alat deteksi proaktif kami,” jelas si juru bicara.
Meta juga ngajak Komisi buat terus kolaborasi supaya user dan pengiklan yang bener-bener legal bisa terlindungi dari oknum nakal.
Gimana Cara Kita Lindungi Diri Sendiri?
Nah, karena platform aja masih kecolongan, kita harus tambah waspada. Berikut tips biar nggak kejerat judol gara-gara scrolling:
Jangan Percaya Instant Money: Iklan yang janjiin cuan cepat dan gampang dari “game” atau “turnamen”, apalagi yang minta deposit dulu, itu red flag utama.
Cek Situsnya: Kalau iseng klik, cek dulu. Situs judi legal di suatu negara pasti punya lisensi resmi yang bisa diverifikasi. Kalo ragu, tinggalin aja.
Manfaatin Fitur Report: Lihat iklan mencurigakan? Langsung laporkan lewat fitur “Report Ad” di Facebook atau Instagram. Laporan kita bantu bersihin platform.
Ingat GamStop (Kalo di UK): Buat yang di Inggris, daftar ke GamStop itu cara ampuh buat blokir akses ke situs judi legal. Tapi ingat, ini nggak ngeblokir situs ilegal yang nggak terdaftar.
Sadar Diri & Cari Bantuan: Kalau udah mulai iseng klik, coba main, dan susah berhenti, itu tanda bahaya. Segera cari bantuan, ngobrol sama orang terdekat, atau cari layanan konseling masalah judi.
Jadi, waspada ya guys! Dunia maya emang penuh jebakan. Jangan sampe waktu scrolling buat relaksasi malah berakhir jadi masalah. Platform medsos emang harus lebih proaktif, tapi kita sebagai user juga kudu pinter-pinter jaga diri. Stay safe!