National News

BPOM Minta Nestle Stop Edarkan Sufor Bayi, Ternyata Ini Alasan Aslinya!

Published on

Nestle Indonesia diminta setop edarkan sufor bayi yang berpotensi tercemar racun cereulide. (Foto: AP)

BPOM minta PT Nestle Indonesia tarik salah satu susu formula bayi dari pasaran. Produk S-26 Promil Gold pHPro 1 disebut berpotensi mengandung racun cereulide yang bisa bikin bayi muntah dan lemas.

JAKARTA | BPOM Suruh Nestle Stop Edarkan Sufor Bayi, Kok Bisa?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru aja bikin pengumuman penting yang langsung bikin banyak orang tua panik.

Lewat keterangan resminya, BPOM minta PT Nestle Indonesia buat setop peredaran salah satu susu formula bayi (sufor) di Indonesia, yaitu S-26 Promil Gold pHPro 1.

Alasannya nggak main-main produk ini diduga berpotensi mengandung racun cereulide, yaitu toksin berbahaya yang bisa bikin bayi muntah parah dan lemas cuma dalam hitungan jam setelah dikonsumsi.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, bilang kalau potensi kontaminasi itu datang dari bahan baku asam arakidonat (ARA) dan beberapa jenis minyak yang dipakai selama proses produksi.

“Paparan toksin ini bisa menimbulkan gejala cepat, biasanya antara 30 menit sampai 6 jam setelah dikonsumsi. Gejalanya bisa berupa muntah hebat, diare, atau bayi tampak sangat lesu,” jelas Taruna dalam keterangan resmi.

Ternyata Udah Ditarik dari Banyak Negara Sejak Akhir 2025

Yang bikin makin serius, produk sufor ini bukan cuma bermasalah di Indonesia.
Menurut BPOM, susu formula bayi produksi Nestle Suisse SA – Pabrik Konolfingen, Swiss, itu sudah ditarik dari pasar di 49 negara. Penarikan massal ini dimulai sejak Desember 2025, termasuk di Eropa, Turki, dan Argentina.

Alasannya sama: kemungkinan terkontaminasi racun cereulide yang berasal dari bakteri Bacillus cereus.
FYI, racun ini bisa bertahan di makanan meskipun udah dipanaskan makanya dianggap berbahaya banget buat bayi.

Kalau Udah Terlanjur Beli, BPOM Kasih Solusinya

Buat para orang tua yang mungkin udah beli sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor izin edar ML 562209063696 dan nomor batch 51530017C2 atau 51540017A1, BPOM nyaranin buat langsung stop pemakaian.

“Kalau sudah terlanjur beli, silakan dikembalikan ke tempat pembelian atau hubungi layanan konsumen PT Nestle Indonesia buat proses refund atau penukaran,” kata Taruna.

Sampai saat ini, belum ada laporan korban di Indonesia akibat produk ini. Tapi, BPOM minta semua pihak tetap waspada dan berhenti dulu dari penggunaan batch yang disebutkan.

BPOM Pastikan Produk Lain Nestle Aman

Meski isu ini cukup bikin geger, BPOM memastikan produk Nestle lain masih aman dikonsumsi, termasuk susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor batch selain dua yang bermasalah tadi.

“BPOM sudah melakukan uji sampel dari kedua batch dan hasilnya menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ < 0,20 µg/kg),” tambah Taruna.

BPOM juga bilang bakal terus melakukan pengawasan ketat baik sebelum produk dijual (pre-market) maupun sesudahnya (post-market). Mereka juga tetap berkoordinasi dengan lembaga pengawas makanan dunia buat memastikan semua produk di pasar Indonesia aman, berkualitas, dan memenuhi standar gizi.

Nestle: Sudah Tarik Produk Secara Sukarela

Dari pihak Nestle sendiri, mereka mengaku sudah menarik produk bermasalah itu secara sukarela di bawah pengawasan BPOM.

Langkah ini dilakukan setelah adanya peringatan dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) dua lembaga global yang menangani isu keamanan pangan.

Nestle juga bilang lagi menyelidiki penyebab masalah dan berkomitmen buat menjawab semua pertanyaan konsumen dengan serius.

Kesimpulan: Stop Dulu, Cek Lagi, Baru Tenang

Buat para orang tua, intinya cuma satu: lebih baik hati-hati daripada menyesal.
Kalau punya S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan batch yang disebutkan BPOM, langsung stop pemakaian dan lapor ke layanan konsumen Nestle.

Tapi nggak perlu panik berlebihan juga BPOM udah pastikan produk Nestle lainnya aman dikonsumsi.
Yang penting, selalu cek nomor batch dan tanggal kedaluwarsa sebelum kasih susu ke si kecil.

source: inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version