Yukai Engineering rilis Mirumi, robot mini dari Jepang yang bisa gerak sendiri dan jadi saingan berat Labubu Pop Mart di tren tas 2026.
JAKARTA | Memasuki tahun 2026, tren mainan ternyata nggak cuma milik anak kecil saja. Buktinya, makin banyak orang dewasa yang hobi pamer koleksi boneka mereka di media sosial. Kalau kemarin dunia sempat heboh sama demam Labubu dari Pop Mart, sekarang ada pendatang baru yang siap bikin posisi boneka asal China itu tergeser.
Kenalin, namanya Mirumi. Alih-alih cuma boneka diam yang dipajang, Mirumi adalah robot mini super imut hasil garapan startup teknologi asal Jepang, Yukai Engineering. Yang bikin beda, robot ini nggak cuma sekadar gantungan tas biasa karena dia bisa merespons gerakan dan sentuhan pemiliknya.
Robot “Healing” yang Paham Perasaan
Dikutip dari unggahan Instagram @lifestylehk, Mirumi didesain dengan konsep palm-healing companion. Istilah ini populer di Jepang untuk menggambarkan benda kecil yang bisa memberikan rasa tenang cuma dengan kehadirannya.
Beda dengan mainan robotik lain yang mungkin berisik, Mirumi sangat kalem. Dia nggak bisa bicara, nggak memutar musik, apalagi minta perhatian secara berlebihan. Dia cuma butuh nempel di tali tas, ransel, atau handbag kamu untuk mulai beraksi.
Teknologi Canggih di Balik Keimutannya
Mirumi/Yukai Engineering
Secara teknis, Mirumi dibekali sensor jarak dan inertial measurement unit. Kombinasi teknologi ini bikin dia terlihat “hidup”. Waktu tas kamu bergerak, Mirumi bakal menoleh perlahan, mengamati sekeliling, dan seolah-olah sedang menatap orang atau objek di dekatnya.
Reaksinya sangat halus. Kalau kamu mengelus kepalanya, sensor jarak yang tertanam di dalamnya bakal bikin dia bergerak merespons sentuhanmu. Kesannya jadi lebih personal, seolah-olah kamu punya hewan peliharaan kecil yang selalu setia menemani ke mana pun pergi.
Bukan Sekadar Mainan, Tapi Teman Perjalanan
Robot mini Mirumi dikabarkan akan siap menggantikan tren Labubu yang perlahan mulai ditinggalkan. (Foto/Yukai Engineering)
CEO Yukai Engineering, Shunsuke Aoki, menegaskan kalau Mirumi sebenarnya nggak diciptakan sebagai mainan. Fokus utamanya adalah menjadi teman yang menenangkan di tengah padatnya aktivitas urban.
“Orang sering merasa bahagia saat bisa berbagi perasaan positif dengan orang lain. Mirumi adalah robot yang memungkinkan hal itu terjadi,” ujar Aoki dalam wawancaranya dengan The Verge yang dikutip kembali pada Jumat (8/1/2026).
Aoki juga bercerita kalau di tempat-tempat umum seperti kereta yang penuh sesak atau antrean kasir, kehadiran Mirumi sering kali jadi ice breaker. Tatapannya yang polos sering bikin orang di sekitar tersenyum atau bahkan melambaikan tangan karena gemas.
Evolusi dari Labubu ke Mirumi
Popularitas Mirumi sekarang sudah mulai meledak di Hong Kong dan beberapa kota besar di Asia Timur. Tren ini menandakan pergeseran dari sekadar koleksi barang unik menjadi emotional collectibles.
Kalau Labubu mewakili semangat koleksi yang ekspresif dan sedikit nakal, Mirumi justru hadir dengan gaya yang lebih tenang. Dia mencerminkan kebutuhan manusia modern akan koneksi dan rasa nyaman di tengah gaya hidup digital yang serba cepat.
Jadi, buat kamu yang mulai bosan dengan gantungan tas yang itu-itu saja, Mirumi bisa jadi pilihan baru buat bikin daily outfit kamu makin estetik sekaligus punya teman healing yang siap diajak jalan-jalan.