National News

Tragedi Banjir dan Longsor Sumatra: 1.140 Jiwa Meninggal, Ratusan Masih Hilang

Published on

Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban banjir bandang di daerah Anduring, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Rabu (18/12/2025) (Foto: iNews).

BNPB merilis update terbaru soal korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat per 28 Desember 2025. Total korban meninggal dunia tembus 1.140 orang, sementara 163 masih dalam pencarian.

JAKARTA | BNPB Update: 1.140 Korban Jiwa, 163 Masih Hilang di Sumatra

Bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra belum benar-benar usai. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru aja merilis data terbaru per 28 Desember 2025 dan angkanya bikin hati miris. Total korban meninggal dunia di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, udah tembus 1.140 jiwa, sementara 163 orang masih dinyatakan hilang.

Dalam konferensi pers virtual, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB yang akrab disapa Aam menyampaikan kabar duka ini dengan nada penuh haru.

“Hari ini tim SAR gabungan menemukan dua jasad korban di Bener Meriah dan Aceh Utara. Sekali lagi, doa dan belasungkawa yang mendalam untuk seluruh korban,” ujar Aam, Minggu (28/12/2025).

Ia menegaskan, proses pencarian korban masih terus dilakukan, meski tim di lapangan sudah bekerja tanpa henti sejak awal bencana melanda.

Rincian Korban per Provinsi: Aceh Paling Parah

Dari laporan BNPB, Aceh jadi daerah paling terdampak dengan jumlah korban meninggal mencapai 513 jiwa, sementara 31 orang masih hilang dan lebih dari 377 ribu warga harus mengungsi.
Di Sumatra Utara, tercatat 365 jiwa meninggal dunia, 60 hilang, dan 11.384 orang mengungsi.
Sementara di Sumatra Barat, ada 262 korban meninggal, 72 hilang, dan 9.935 pengungsi.

Meski angka korban masih tinggi, Aam menyebut ada perkembangan positif: jumlah pengungsi mulai berkurang. Banyak warga disebut sudah berani pulang ke rumah masing-masing atau menumpang di rumah kerabat.

“Ini menandakan kondisi mulai sedikit membaik. Sebagian warga sudah kembali ke rumah, dan BNPB akan bantu dengan program dana tunggu hunian,” tambahnya.

Hampir 400 Ribu Pengungsi Tersebar di Sumatra

Total pengungsi akibat bencana di tiga provinsi ini saat ini mencapai 399.172 jiwa. Jumlah itu termasuk mereka yang tinggal di tenda-tenda darurat maupun yang memilih mengungsi secara mandiri di rumah keluarga.

“Angka ini gabungan dari yang masih bertahan di pengungsian dan yang menumpang di rumah kerabat. BNPB terus memastikan bantuan logistik dan medis tersalurkan merata,” jelas Aam.

Harapan Baru di Tengah Duka

Meski situasi di beberapa titik masih sulit, BNPB memastikan seluruh tim gabungan termasuk TNI, Polri, dan relawan tetap fokus melakukan pencarian korban hilang dan pemulihan pasca-bencana.
Aam berharap kondisi cuaca bisa segera bersahabat agar proses evakuasi dan bantuan berjalan lebih lancar.

Bencana kali ini jadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan dan cuaca ekstrem bisa jadi kombinasi mematikan. BNPB juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Editor’s Note:
Data korban masih bisa berubah seiring proses pencarian dan verifikasi di lapangan. BNPB terus memperbarui informasi resmi melalui laman dan kanal komunikasinya.

source: inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version