Connect with us

“Buku Karangan” dari Elsa Japasal: Cinta Sepihak yang Cuma Hidup di Imajinasi

Music News

“Buku Karangan” dari Elsa Japasal: Cinta Sepihak yang Cuma Hidup di Imajinasi

Elsa Japasal , rilis single “Buku Karangan” Sebuah Cerita Indah Hanya ada di Imajinasi. (Foto: Istimewa)

Elsa Japasal rilis single terbaru “Buku Karangan”, kisah cinta sepihak yang manis tapi nggak pernah jadi nyata. Lagu ini jadi bukti eksplorasi vokalnya yang makin matang dan personal.

POPERS.ID | Elsa Japasal dan “Buku Karangan”: Cinta yang Indah, Tapi Nggak Pernah Jadi Nyata

Menjelang akhir tahun, penyanyi muda Elsa Japasal balik lagi dengan karya barunya yang siap bikin kamu baper single berjudul “Buku Karangan”, resmi dirilis pada 17 Desember. Lagu ini jadi kelanjutan perjalanan musiknya setelah debut lewat “Pernah Dicinta”, dan kali ini Elsa datang dengan nuansa yang lebih dalam, lebih jujur, dan lebih emosional.

Solois bernama lengkap Elsa Novi Bani Japasal ini tetap setia di jalur pop, genre yang menurutnya paling bisa menampung ekspresi dan warna vokalnya. Tapi, ia juga terbuka untuk eksplorasi genre lain di masa depan. “Masih di pop karena di situ aku bisa paling bebas berekspresi,” katanya. “Tapi aku nggak menutup diri buat coba hal baru.”

Dari Imajinasi ke Lagu: Cerita Cinta yang Nggak Pernah Tersampaikan

Lagu “Buku Karangan” diciptakan oleh Bagas Ran, dan dipilih Elsa karena menurutnya paling mewakili pengalaman pribadi. Ceritanya tentang rasa suka yang nggak pernah benar-benar bisa jadi nyata semacam cinta sepihak yang tetap dilanjutkan meskipun tahu akhirnya bakal sakit.

“Indah, tapi cuma di imajinasi,” begitu kata Elsa.
Judul “Buku Karangan” sendiri jadi simbol dari perasaan itu: kisah cinta yang cuma hidup di kepala, penuh warna dan harapan, tapi sebenarnya cuma karangan belaka.

Buku Karangan” juga masih mengusung genre pop karena Elsa masih nyaman dan merasa bisa ekspresif di genre ini. (Foto: Istimewa)

Tantangan: Antara Nyanyi dan Syuting Film

Proses produksi lagu ini nggak mulus-mulus amat. Di tengah jadwal yang super padat karena Elsa juga lagi persiapan syuting film ia tetap berusaha total di setiap detail lagu. Secara vokal, “Buku Karangan” juga jauh lebih menantang dibanding single pertamanya.

Untungnya, ada Kamga yang turun langsung sebagai vocal director. Ia bantu Elsa menemukan warna suara terbaik dan menggali emosi yang pas buat setiap liriknya. “Aku pengin yang dengar bisa relate, bisa ngerasa kalau pernah ada di posisi itu,” ujar Elsa.

Buat yang Pernah Cinta Sendiri, Lagu Ini Buat Kamu

Melalui lagu ini, Elsa berharap “Buku Karangan” bisa jadi teman buat siapa pun yang pernah jatuh cinta sendirian. Kadang memang cinta terasa indah, tapi ya… cuma sampai di imajinasi aja. “Aku pengin orang tahu, nggak apa-apa ngerasa indah, tapi jangan lupa balik lagi ke realita,” ungkapnya.

Artwork

Dari Hobi ke Spotify RADAR Indonesia

Perjalanan karier Elsa sejauh ini terasa luar biasa. Dari sekadar nyanyi buat senang-senang, sekarang ia sudah dikenal sebagai penyanyi profesional dan bahkan masuk daftar Spotify RADAR Indonesia 2025 program yang mendukung musisi muda berbakat.

Buat Elsa, ini bukan cuma soal karier, tapi juga pembelajaran. “Aku banyak belajar soal proses, disiplin, dan gimana menyalurkan perasaan lewat musik,” katanya. Ia juga janji bakal terus eksplorasi hal baru biar karya-karyanya tetap segar dan jujur.

Dengar Sekarang di Semua Platform

Single kedua Elsa Japasal, “Buku Karangan”, sudah bisa kamu dengarkan di berbagai platform musik digital. Siap-siap dibawa ke dunia cinta sepihak yang manis tapi nyesek, dengan vokal Elsa yang makin dewasa dan lirik yang relate banget buat generasi sekarang. [popred]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Music News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top