Connect with us

TNI Mau Dikirim ke Gaza, Sukamta Usul Tambah Pasukan Siber & Medis: “Jangan Sampai Dimanfaatkan Israel!

International News

TNI Mau Dikirim ke Gaza, Sukamta Usul Tambah Pasukan Siber & Medis: “Jangan Sampai Dimanfaatkan Israel!

Ilustrasi DPR usul pasukan perdamaian yang mau dikirim ke Gazs turut mengawasi keamanan siber. (Foto: AP)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendukung rencana pengiriman 20.000 pasukan TNI ke Gaza, tapi mengingatkan agar misi ini tetap dalam jalur perdamaian dunia dan punya payung hukum internasional yang kuat.

JAKARTA | TNI Siap ke Gaza, Sukamta: “Harus Misi Damai, Bukan Perang!

Rencana pemerintah ngirim 20.000 pasukan TNI ke Gaza lagi rame banget diperbincangkan. Tapi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, ngingetin satu hal penting: langkah ini harus tetap dalam misi perdamaian, bukan ikut perang.

Dalam keterangannya, Senin (17/11/2025), Sukamta bilang kalau pengiriman pasukan harus benar-benar disesuaikan sama kebutuhan di lapangan dan kesiapan TNI. Dia menilai, semua matra AD, AL, dan AU punya peran penting buat misi ini.

“Kalau lihat kondisi di Gaza, jelas matra AD dibutuhkan karena konfliknya banyak lewat serangan darat. Sementara AL dan AU bisa bantu ngawal bantuan kemanusiaan yang dikirim lewat laut dan udara,” ujar Sukamta.

Usul Tambahan: Pasukan Siber & Tim Medis

Yang menarik, Sukamta juga nyaranin biar satuan siber TNI ikut diterjunkan. Tujuannya? Buat ngawasin potensi serangan siber antar pihak yang bertikai di Gaza.

“Kalau dimungkinkan, satuan siber juga perlu dikerahkan. Mereka bisa bantu ngawasin serangan siber yang makin sering terjadi di area konflik,” tambahnya.

Selain itu, pasukan kesehatan dan Korps Kesehatan Militer juga dinilai penting buat memperkuat dukungan kemanusiaan bagi warga sipil korban perang. Jadi bukan cuma soal militer, tapi juga soal penyelamatan manusia.

Harus di Bawah Payung Internasional

Sukamta menegaskan, pengiriman pasukan ke Gaza nggak bisa asal berangkat. Harus ada mandat resmi dari lembaga internasional, kayak PBB atau OKI Plus, biar operasi ini sah dan aman secara diplomatik.

“Kita harus pastikan misi ini punya dasar hukum yang kuat. Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang cinta damai, jadi harus tetap pegang prinsip itu,” jelasnya.

Jangan Sampai Jadi Alat Israel

Sukamta juga kasih peringatan keras biar langkah ini nggak disalahgunakan Israel. Ia bilang, misi TNI harus benar-benar fokus pada penjagaan perdamaian, bukan malah dimanfaatkan buat kepentingan lain.

“Pengiriman pasukan jangan sampai jadi alat Israel buat capai tujuannya yang gagal lewat genosida dua tahun terakhir,” tegas Sukamta.

Dia juga percaya, Pemerintah Indonesia dan TNI punya rekam jejak panjang sebagai penjaga perdamaian dunia, jadi nggak bakal gampang ditipu oleh taktik politik Israel.

“Saya yakin, kemampuan TNI sudah teruji di banyak kawasan konflik. Mereka tahu kapan harus tegas dan kapan harus bijak,” tutupnya.

Kesimpulan

Rencana Indonesia ngirim pasukan ke Gaza memang bisa jadi langkah besar buat menunjukkan posisi kita di kancah internasional. Tapi seperti kata Sukamta, semua harus dilakukan dengan kepala dingin, niat kemanusiaan, dan dasar hukum yang jelas.

Kalau semua matra TNI plus pasukan siber dan medis ikut turun dengan misi yang benar, Indonesia bisa beneran jadi “penjaga damai” yang dunia hormati.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top