Kreator atau penggagas girl group no na meyakini bahwa grup perempuan asal Indonesia tersebut akan mampu bersaing dengan KPop. (Instagram @nonawav)
Grup no na Indonesia Siap Guncang Panggung Global, Siap Kalahkan Dominasi KPop? CEO 88rising Blak-blakan Soal Soft Power Indonesia dan Data Orchid Fans.
JAKARTA | Siapa sih yang nggak kenal KPop? Well, siap-siap guys, karena ada girl group lokal yang digadang-gadang bakal jadi pesaing berat, bahkan bisa melampaui dominasi Korea Selatan itu!
Namanya no na, girl group kece asal Indonesia yang baru debut. Dan yang ngomong ini bukan netizen biasa lho, tapi langsung dari bos-nya! Martin Hartono, CEO GDP Venture yang menaungi 88rising—agensi hollywood yang juga ngurusin Rich Brian sampai NIKI yakin banget kalau grup ini bakal jadi fenomena global.
Kenapa no na Yakin Banget Bisa ‘Take Over’ KPop?
“Kami bentuk no na dengan mindset kalau girl group Indonesia itu actually bisa banget lho melampaui KPop,” kata Martin Hartono di acara Power Lunch ‘Membangun Percakapan Global Lewat Entertainment’ pada Rabu (8/10) kemarin. Statement yang berani banget, kan?
Ternyata, omongan ini bukan cuma OMDO (omong doang) guys. Dia kasih proof yang bikin kita semua melongo!
Data dari Orchid—sebutan buat fanbaseno na mengungkap fakta epic: Penggemar terbesar keduagirl group ini ternyata datang dari Korea sendiri! WHAT?! Ini beneran bukti kalau soft power kita bisa nyampe ke sana dengan cara yang fresh dan relatable buat audiens global. Kayak, literally nunjukin ke dunia kalau vibes Indonesia itu nyambung banget.
Statistiknya Bikin Pusing: Baru Debut, Udah Trending di Korea & Views Puluhan Juta!
Girl group yang digawangi Baila, Christy, Shaz, dan Esther ini emang nggak main-main. Mereka baru debut 2 Mei 2025, tapi track record-nya udah gila.
Total Views YouTube: Udah nyentuh 23,8 juta views sejak awal debut! Bayangin secepet itu!
Video Klip Viral: Lagu andalan mereka, “shoot”, yang rilis Mei 2025, udah ngeraup 7,6 juta views sendiri. Gokil!
Di-Lirik TikTok:Sound lagu “shoot” ini juga booming banget di TikTok, udah dipake lebih dari 66 ribu kali sampai Kamis (9/10). Lagu berbahasa Inggris yang vibes-nya Indonesia banget (apalagi video clip-nya nunjukin scene alam Indonesia yang aesthetic abis!) sukses jadi sound wajib!
Album Debut: Nggak pake lama, album debut mereka yang judulnya “Orchids (Lullabies)” udah rilis 10 Juli 2025. Wajib denger!
Martin Hartono spill lagi rahasia sukses no na. “Indonesia itu bisa bikin girl group dengan karakter dan look yang beda-beda di tiap member. Ini jarang banget lho di negara lain. Pendekatan ini works karena nunjukin keaslian dan keberagaman khas Indonesia,” jelasnya. Basically, mereka jual keunikan dan otentisitas Indonesia. Nggak cuma fotocopy dari style luar!
no na & 88rising: Squad Indonesia di Panggung Hollywood
Kehadiran no na ini otomatis bikin daftar musisi Indonesia di bawah payung 88rising makin panjang. Mereka gabung bareng superstars lain kayak Rich Brian, NIKI, Stephanie Poetri, Warren Hue, dan VOB!
Nggak usah diragukan lagi, nama-nama di atas kayak Rich Brian, NIKI, dan VOB udah punya basis fans internasional yang strong banget, bahkan udah sering tour keliling dunia. Jadi, nggak heran kalau no na juga ikutan ‘kecipratan’ aura global-nya.
Ini bukan cuma soal musik guys, tapi soal memperkuat soft power Indonesia di mata dunia, lho. Nggak cuma dikenal dari budaya tradisional aja, tapi juga dari industri hiburan yang super modern dan catchy.
Soft Power Ala India: Indonesia Juga Bisa!
Martin Hartono bilang kalau soft power emang seringnya datang dari negara maju. Tapi, dia kasih contoh epic nih: India!
“India itu sukses banget dikenal dunia lewat Bollywood-nya. Indonesia juga punya potensi yang sama lho, kita punya kekayaan budaya yang super beragam,” tutup Martin Hartono.
So, dengan support dari GDP Venture dan 88rising, ditambah vibes Indonesia yang authentic dan catchy, no na ini bukan cuma sekadar girl group biasa. Mereka adalah movement yang siap nunjukkin kalau musik Indonesia itu level-nya udah global, bahkan siap jadi ancaman serius buat dominasi KPop!
Gimana menurut kalian, guys? Siap-siap jadi Orchid dan dukung no na ‘gas’ ke level dunia?