International News

Israel Bomb Qatar, Dunia Muslim Murka!

Published on

Serangan Israel ke Doha, Qatar, Selasa (9/9), memicu kecaman keras dari PBB serta negara-negara Muslim (Foto: AP)

Serangan Israel ke Doha, Qatar pada Selasa (9/9/2025) tewaskan lima orang termasuk putra pejabat senior Hamas. PBB sampai negara-negara Muslim kompak mengecam keras.

DOHA | Israel Serang Doha, Korban Jiwa Berjatuhan

Doha, Qatar lagi-lagi jadi sorotan dunia. Selasa (9/9/2025), Israel melancarkan serangan udara yang menewaskan sedikitnya lima orang. Yang bikin heboh, korban termasuk Humam, putra dari pejabat senior Hamas Khalil Al Hayya, plus ajudan pribadi Al Hayya dan tiga pengawal.

Pemerintah Qatar juga konfirmasi kalau seorang anggota pasukan keamanannya ikut gugur dalam serangan itu.

Militer Israel berdalih targetnya adalah pimpinan senior Hamas. Tapi, dunia internasional langsung bereaksi keras.

PBB: Serangan Ini Langgar Kedaulatan Qatar

Sekjen PBB Antonio Guterres nggak tinggal diam. Dia bilang serangan Israel itu merupakan “pelanggaran mencolok” terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Qatar.

Guterres juga ngingetin, semua pihak harus fokus cari jalan damai dan gencatan senjata permanen di Gaza, bukan malah memperpanas situasi dengan serangan begini.

Negara Muslim Kompak Kecam Israel

Bukan cuma PBB, negara-negara Muslim langsung turun tangan.

  • Kuwait lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bilang serangan itu jelas-jelas melanggar hukum internasional. Mereka minta Dewan Keamanan PBB ambil tindakan nyata buat jaga keamanan global.
  • Yordania tegas menyebut agresi Israel ancaman serius buat warga Qatar. Mereka bilang akan berdiri bersama Qatar dalam setiap langkah melawan agresi itu.
  • Irak pakai kata keras: serangan Israel itu tindakan pengecut. Mereka janji kasih dukungan penuh untuk Qatar.
  • Maladewa juga ikut angkat suara. Presiden Mohamed Muizzu kecam Israel habis-habisan, bilang ini pelanggaran serius atas kedaulatan negara berdaulat.
  • Turki nggak ketinggalan. Mereka menilai serangan Israel justru nunjukkin kalau negara Yahudi itu nggak serius cari perdamaian. “Targetin delegasi negosiator Hamas di tengah upaya gencatan senjata? Itu bukti Israel nggak mau damai, tapi malah pengen teruskan perang,” bunyi pernyataan Kemlu Turki.

Gelombang Kecaman dari Negara Lain

Selain itu, beberapa negara lain juga langsung ngegas: Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Mesir, Ethiopia, dan lainnya masuk daftar panjang yang mengecam aksi militer Israel.

Analisis Singkat

Serangan ini jelas bikin konflik Timur Tengah makin complicated. Qatar yang selama ini jadi tuan rumah beberapa negosiasi gencatan senjata malah jadi target. Dunia Muslim sekarang makin solid nge-backup Qatar.

Kalau dilihat dari pola, Israel lagi main strategi ekspansionis dan pakai kekerasan sebagai kebijakan negara. Dan ini bisa bikin situasi di kawasan makin panas.

source inews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version