Connect with us

Iran Ngamuk! Seret Israel & AS ke PBB Gara-Gara Serangan Brutal 12 Hari

International News

Iran Ngamuk! Seret Israel & AS ke PBB Gara-Gara Serangan Brutal 12 Hari

Serangan Israel ke Iran (Foto: AP)

TEHERAN | Iran lagi-lagi gerah banget sama ulah Israel dan Amerika Serikat. Gimana nggak, selama 12 hari nonstop—dari 13 sampai 24 Juni 2025—dua negara itu ngebombardir wilayah Iran. Dalihnya sih katanya buat ngerem program senjata nuklir Iran, tapi yang jadi korban malah banyak warga sipil. Iran langsung bereaksi keras dan bawa kasus ini ke meja PBB.

Lewat surat resmi ke Sekjen PBB Antonio Guterres, Menlu Iran Abbas Araghchi minta Dewan Keamanan PBB turun tangan. Intinya: Israel dan AS dianggap sebagai pemicu agresi brutal dan harus bertanggung jawab—secara moral, hukum, sampe ke urusan kompensasi buat para korban.

“Kami minta DK PBB tegas: akui Israel dan AS yang mulai duluan dan wajib ganti rugi,” tulis Araghchi di akun Telegram resminya, dikutip dari Sputnik (Senin, 30 Juni 2025).

Nggak cuma itu, Iran juga desak PBB supaya ngehukum semua pihak yang terlibat dan mencegah kejadian kayak gini keulang lagi.

Operasi ‘Rising Lion’ yang Nggak Sesuai Nama

Serangan 12 hari itu dikasih nama Operation Rising Lion sama Israel. Target utama mereka: tokoh militer Iran, ilmuwan nuklir, dan fasilitas strategis negara. Tapi kenyataannya, dari total lebih dari 630 korban tewas, cuma 56 yang tercatat sebagai militer. Sisanya? Warga sipil. Banyak dari mereka perempuan dan anak-anak.

Iran langsung membantah keras tuduhan kalau mereka lagi ngembangin senjata nuklir. Katanya, semua aktivitas nuklir mereka masih sesuai perjanjian dan diawasi langsung sama Badan Energi Atom Internasional (IAEA). IAEA juga nggak nemuin pelanggaran berarti.

AS & Israel Dinilai Serang Tanpa Alasan Jelas

Pemerintah Iran bilang, serangan itu dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas. “Nggak ada bukti valid kalau kami langgar perjanjian nuklir. Jadi alasan Israel dan AS itu cuma pembenaran buat agresi,” tegas Araghchi.

Iran juga minta dunia internasional buat nggak tutup mata dan PBB harus ambil sikap. Karena kalau dibiarkan, ini bisa jadi preseden buruk buat konflik global ke depan.

source inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top