Jumran, prajurit TNI AL berpangkat Klasi Satu, divonis penjara seumur hidup dan dipecat usai terbukti membunuh wartawati Juwita di Banjarbaru. (Foto: iNews/Sairi)
BANJARBARU | Keluarga Juwita, jurnalis media online yang dibunuh sama pacarnya sendiri yang ternyata prajurit aktif TNI AL, kecewa berat. Soalnya, pelaku yang bernama Jumran cuma dikasih hukuman penjara seumur hidup, bukan hukuman mati kayak yang mereka harapkan.
Vonis ini dijatuhin sama majelis hakim Pengadilan Militer Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (16/6/2025). Gak cuma dipenjara, Jumran yang berpangkat Kelasi Satu juga dipecat dari TNI AL.
“Kami ngerasa ini terlalu ringan. Harusnya dihukum mati,” kata Pazri, kuasa hukum keluarga Juwita.
Keluarga besar Juwita ngerasa vonis itu gak adil buat nyawa yang udah direnggut dengan cara brutal. Pazri bilang mereka bakal terus ngawal kasus ini sampai tuntas. Apalagi ada dugaan, masih ada pelaku lain di balik kasus ini.
Pembunuhan Terencana, Motifnya Bikin Nyesek
Berdasarkan hasil sidang selama dua bulan dan keterangan 12 saksi, Jumran terbukti melakukan pembunuhan berencana. Semua bukti kuat banget nunjukin kalau pelaku udah nyusun rencana dari jauh-jauh hari sebelum ngabisin nyawa Juwita.
Letkol CHK Sunandi, oditur militer yang menangani kasus ini, bilang vonis hakim sesuai sama tuntutan mereka. Tapi, pihak keluarga masih belum puas.
“Terdakwa masih pikir-pikir, belum mutusin mau banding atau nggak,” jelas Sunandi di ruang sidang.
Kronologi: Dari Tunangan, Pemerkosaan, Sampai Dibunuh
Kasus ini nyakitin banget. Juwita — yang dikenal aktif dan kritis sebagai jurnalis — ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, pada 22 Maret 2025. Pelakunya ternyata orang yang dikenal dekat: Jumran, tunangannya sendiri.
Dari hasil penyelidikan, Jumran nyewa mobil buat ngelakuin aksinya. Bahkan dia sempet coba rekayasa kejadian seolah-olah kecelakaan. Tapi semuanya terbongkar.
Yang makin bikin pilu, terungkap kalau sebelum dibunuh, Juwita sempat diperkosa di sebuah hotel oleh pelaku yang seharusnya menikahinya pada Mei 2025.
Keluarga Minta Keadilan Sampai Tuntas
Kasus ini bikin banyak pihak geram. Apalagi karena melibatkan oknum TNI AL aktif. Keluarga Juwita gak mau berhenti sampai di sini. Mereka yakin masih banyak yang harus diungkap, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan orang lain.