Bocah ini satu-satunya dari 10 anak dokter Alaa Najjar yang selamat dari pembantaian militer Zionis Israel di Khan Younis, Gaza selatan, Palestina. (photo/Anadolu)
GAZA | Gaza makin berantakan. Dalam waktu cuma 24 jam—dari Jumat ke Sabtu—militer Israel ngebombardir Gaza Selatan dan ngebunuh 79 orang. Yang bikin makin nyesek, 9 dari korban itu adalah anak-anak dari seorang dokter anak yang lagi kerja di RS.
Namanya Alaa Najjar, seorang dokter spesialis anak di RS Nasser, Khan Younis. Lagi shift malam, tiba-tiba dia dapet kabar rumahnya dibom. Dia langsung lari pulang, tapi rumahnya udah jadi abu. Yang cerita ini Ahmad al-Farra, kepala departemen anak di rumah sakit tempat Najjar kerja.
Suaminya Najjar luka parah, sementara satu-satunya anak yang selamat—anak cowok umur 11 tahun—kondisinya kritis. Parahnya lagi, 9 dari 10 anak Najjar tewas di serangan brutal itu. Gila sih, segitu ngasalnya mereka ngebom area sipil.
Hamas langsung bereaksi. Mereka bilang serangan itu “kejahatan keji”, dan nyebut aksi Israel ini sebagai salah satu kejahatan paling sadis di era modern—terutama karena targetnya adalah tenaga medis dan keluarga mereka.
Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza, total korban tewas sejak perang pecah 7 Oktober 2023 udah tembus 53.901 orang. Dan sejak Israel mulai serangan lagi pada 18 Maret, udah ada 3.747 korban jiwa tambahan.
“Serangan ke rumah dr. Najjar nunjukin betapa dalamnya kebencian dan dendam dari Netanyahu dan geng-nya,” kata Hamas dalam statement yang dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (25/5/2025). Mereka nyebut Netanyahu sebagai “pembunuh massal paling brutal.”
FYI, pada November 2024 lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) udah ngeluarin surat perintah tangkap buat Netanyahu dan eks Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant. Tuduhannya? Kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Tapi ya begitulah, sampai sekarang belum ada tindakan. Beberapa negara anggota ICC bahkan keliatan ogah nindak dua orang yang udah dikategorikan sebagai war criminals itu.
Nggak cuma ICC, Israel juga lagi digugat di Mahkamah Internasional (ICJ) sama Afrika Selatan, yang nuduh mereka melakukan genosida di Gaza. Gugatan itu dapet dukungan dari banyak negara lain juga.