JAKARTA | Gengs, ada kabar mencekam nih dari Swedia. Kejadian ini bikin geger seluruh dunia! Sebuah penembakan massal terjadi di sekolah Risbergska, sebuah lembaga pendidikan untuk orang dewasa di kota Orebro, sekitar 200 km barat Stockholm. Tragisnya, sekitar 10 orang tewas , dan korban luka terus bertambah. Serangan brutal ini terjadi Selasa siang (4/2) sekitar pukul 12:33 waktu setempat.
Awalnya, polisi melaporkan cuma lima orang yang tertembak, tapi ternyata jumlah korban jauh lebih besar. Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson, sampai angkat bicara. Dia bilang kalau kejadian ini adalah salah satu momen terburuk dalam sejarah negara itu. “Ini adalah tindakan kekerasan yang mengerikan,” ucapnya dengan nada berat.
Nah, sekolah Risbergska ini nggak cuma buat orang dewasa aja, tapi juga ada area untuk anak-anak. Banyak siswa di sini adalah imigran yang pengen belajar bahasa Swedia atau meningkatkan pendidikan mereka biar bisa kerja di Swedia. Sayangnya, tempat yang seharusnya jadi wadah belajar ini malah jadi lokasi tragedi berdarah.
Dari laporan penyiar lokal SVT, pelaku diduga seorang pria berusia 35 tahun. Parahnya lagi, dia juga ikut tewas dalam serangan tersebut. Tapi, masih banyak hal yang belum diketahui soal motifnya. Kepala polisi setempat, Roberto Eid Forest, bilang kalau investigasi masih berlangsung. Polisi menduga pelaku bertindak sendirian, dan terorisme kemungkinan besar bukan motif utama—tapi ya, semua masih diselidiki.
“Kami punya TKP yang luas, pencarian di sekolah masih berlangsung. Kami juga sedang membangun profil pelaku dan mewawancarai para saksi,” kata Forest.
Di tengah suasana panik, ada Ali Elmokad, seorang warga yang datang ke Rumah Sakit Universitas Orebro buat nyari kerabatnya. Dia cemas banget karena belum bisa menghubungi temannya yang juga sekolah di sana.
“Dia cuma cerita kalau apa yang dilihatnya sangat mengerikan. Dia lihat orang-orang tergeletak di lantai, darah di mana-mana, dan banyak korban terluka,” kata Ali dengan suara bergetar.
Swedia sendiri emang lagi berjuang melawan gelombang kekerasan senjata akhir-akhir ini. Meski jarang terjadi di sekolah, negara ini punya tingkat kekerasan senjata per kapita tertinggi di Uni Eropa. Data dari Dewan Nasional Swedia untuk Pencegahan Kejahatan menunjukkan bahwa antara 2010-2022, ada tujuh insiden kekerasan fatal di sekolah yang menewaskan 10 orang.
Sekarang, rumah sakit setempat lagi penuh sama korban. Dari lima orang yang dirawat akibat luka tembak, empat di antaranya harus menjalani operasi. Salah satunya bahkan dalam kondisi kritis. Ngeri banget kan?
Semoga aja kejadian kayak gini nggak terulang lagi di mana pun. Kita doain korban dan keluarga mereka dapet ketenangan ya, gengs. 😔